Home / Berita

Selasa, 5 April 2022 - 19:01 WIB

Per Maret 2022, sebanyak 3.078 Non PNS P.Sidempuan Resmi Ikut Jamsostek

Viewer: 270
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

Per Maret 2022, sebanyak 3.078 Non PNS P.Sidempuan Resmi Ikut Jamsostek

PADANG SIDEMPUAN | KOMPAS NASIONAL – Sebanyak 3.078 tenaga harian lepas (Non PNS) Kota Padang Sidimpuan Sumatera Utara (Sumut) resmi menjadi peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, terhitung Maret 2022.

“Iuran sudah kita terima untuk 2 program yaitu Kecelakaan Kerja dan Kematian, terimakasih kepada Pemko P.Sidimpuan, terutama Bapak Walikota dan Wakil serta Kadisnaker,” jelas Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang P.Sidempuan Dr. Sanco Simanullang ST.,MT., IPM., ASEAN Eng, di ruang kerjanya, di Kantor Cabang Sidimpuan, hari ini (5/4/2022).

Sanco mengungkapkan, pada tanggal 29 Maret 2022 pekan lalu, hasil audiensi dengan Walikota P.Sidimpuan yang saat itu didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Risman Kholik Harahap, mengungkapkan sejumlah perkembangan rencana kepesertaan Jamsostek, diantaranya pembayaran iuran Non PNS dan juga rencana masuknya 5000 tenaga rentan pada mata anggaran 2022.

Baca Juga  Bupati Samosir Hadiri Penyerahan Piala Juara Olimpiade Test Potensi Skolastik dan Akademik di SMA Negeri 1 Pangururan

5000 Tenaga Rentan susul Daftar Jamsostek pada APBD 2023

Sementara itu, Walikota Padangsidempuan Irsan Efendi Nasution, SH. mengemukakan pihaknya akan terus melakukan  dan mengembangkan pendaftaran Jamsostek di wilayah itu.

Pendekatan kepada segenap pihak akan terus dilakukan,  guna mewujudkan Inpres Nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi program Jamsostek.

“Tidak ada yang meninginginkan kematian, namun kehidupan terus berlanjut, setidaknya dengan iuran murah Rp 26.800 per bulan, ahli waris  akan mendapatkan santunan Rp 42 juta sebagai bekal hidup,” ujar Walikota.

Baca Juga  Walikota Dukung Program Pemerintah Capaian Target Vaksinasi Terhadap Anak

Kendati masih bertahap, Walikota bahkan akan mendaftarkan  sebanyak 1.000 tenaga kerja, dari lingkungan terdekatnya.

“Selanjutnya  sebanyak 5.000 Pekerja Rentan  akan dianggarkan pada tahun 2023,” tukas Walikota.

“Kalo saya semakin banyak masyarakat yang terproteksi jaminan sosial ketenagakerjaan maka semakin baik, kan nanti kalo misal ada yang meninggal dunia bukan menjadi tanggungan saya lagi,  tetapi telah menjadi tanggungan negara lewat  BPJS  Ketenagakerjaan,” tutup Walikota. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur H.Sutarmidji Harap Hutan Sosial Dapat di Manfaat Oleh Masyarakat Kalbar

Berita

Dinilai Materi Tak Manis, MK Bakal Tolak Gugatan Helmi-Ode

Berita

Susun Rencana Kontijensi Puting Beliung, Kurangi Dampak Bencana 

Berita

Deklarasi Damai Ciptakan Keamanan Pasca Kejadian Ahmadiyah di Sintang

Berita

Panen Raya Padi Cilosari, Koramil Sejangkung Dampingi Poktan Usaha Bersama*

Berita

Wujudkan Pelayanan Bebas Pungli, Anggota Polsek Samalantan Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat

Berita

Lupa Tutup Tas, Uang Rp 94 Juta Bertebaran di Sepanjang Jalan Raya Denpasar-Singaraja Bali

Berita

Kapolres Tapteng Pimpin Sertijab Sejumlah Perwira Tinggi