Home / Nasional

Senin, 31 Mei 2021 - 22:36 WIB

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jokowi Bakal Upacara di Istana Bogor

Viewer: 402
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 3 Detik

Kompasnasional l Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menerbitkan Surat Edaran tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2021 dalam Surat No. 04/2021. Surat Edaran itu menjelaskan pedoman dan susunan acara pelaksanaan Peringatan Hari Lahir Pancasila dalam masa pandemi COVID-19 di tingkat pusat dan daerah, serta kantor perwakilan RI di luar negeri yang akan dilaksanakan secara virtual kombinasi.

Surat yang ditandatangani oleh Kepala BPIP, Yudian Wahyudi pada Minggu (30/5) ini dimaksudkan untuk menjadi panduan pelaksanaan Hari Lahir Pancasila di tahun 2021. Selain itu, surat ini juga dimaksudkan untuk mewujudkan peringatan Hari Lahir Pancasila yang tertib dan aman di masa pandemi COVID-19. Diketahui, Peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun ini mengambil tema ‘Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh’.

Upacara bendera peringatan ini akan dihadiri secara daring (online) oleh pimpinan lembaga tinggi negara, lembaga negara, kementerian/lembaga, pemerintahan daerah provinsi, kabupaten/kota, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan para tokoh lainnya.san ini akan dihadiri secara daring (online) oleh pimpinan lembaga tinggi negara, lembaga negara, kementerian/lembaga, pemerintahan daerah provinsi, kabupaten/kota, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan para tokoh lainnya.

Baca Juga  Proyek Belum Rampung Tapi Sudah Ambruk ke Jurang

Presiden RI Joko Widodo selaku inspektur upacara akan hadir secara langsung di tempat upacara, yaitu di Istana Bogor. Akan hadir pula Ketua MPR RI di Gedung MPR RI yang akan membacakan Teks Pancasila. Sementara Ketua DPR RI juga diketahui akan membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dari kediamannya.

Seluruh masyarakat Indonesia juga diimbau untuk mengikuti upacara melalui siaran langsung di kanal YouTube BPIP, laman Facebook BPIP, Instagram BPIP, atau siaran TVRI dari kantor atau tempat tinggal masing-masing. Tentunya dengan mematuhi protokol pencegahan COVID-19.

Tak hanya itu, baik perkantoran maupun komponen masyarakat juga diimbau untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama 1 (satu) hari pada tanggal 1 Juni 2021. Masyarakat pun diminta untuk tidak mengadakan kegiatan/aktivitas peringatan yang mengakibatkan berkumpulnya orang banyak atau massa pada suatu lokasi.

Baca Juga  Kapolri menaikkan status 7 Polda dari tipe B menjadi tipe A.

Dalam edaran tersebut, setiap lembaga tinggi negara, lembaga negara, kementerian/lembaga, TNI, Bank Indonesia, Kejaksaan Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, pemerintah daerah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, universitas, dan sekolah serta masyarakat juga diimbau untuk turut memeriahkan Harlah Pancasila 2021.

Seluruh elemen masyarakat yang telah disebutkan sebelumnya dapat memeriahkan Harlah Pancasila 2021 melalui berbagai media publikasi cetak, elektronik, serta media sosial dengan menggunakan tema, logo, dan latar belakang virtual Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (DN/Red)


Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Baru 2 Hari Dilantik Jadi KSAL, Laksamana Yuda Margono Justru Diprediksi Bakal Jadi Panglima TNI, Saingan KSAD Jenderal Andika Perkasa?

Arsip

18.192 KK di Bantargebang Bakal Terima Bau Uang Sampah Rp 300 Ribu

Berita

Para petinggi Partai Gerindra, PKS dan PAN bertemu di kediaman Prabowo

Berita

Sumut Targetkan Energi Baru Terbarukan 33 Persen dari Total Energi yang Ada
Foto ilustrasi

Berita

Kasus Net89, Harta Reza Paten dan Bekas Bandana Atta Halilintar Disita

Nasional

Kompolnas Blak-Blakan, Ini Syarat Calon Kapolri Yang Bakal Diserahkan ke Presiden

Arsip

Ternyata Alferd Reidl dan Jajaran Pelatih Timnas Indonesia Ilegal!

Arsip

Terkait Visi Misi Bupati Gayo Lues Masyarakat Porang Sedah Menjalankan Pola 1821