Viewer: 734
0 0

Home / Kesehatan

Kamis, 4 Juni 2020 - 20:07 WIB

Pasar Baru Bandung Diminta Ekstra Ketat Terapkan Standar Kesehatan

Viewer: 735
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Kompasnasional | KETUA Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna meminta para pedagang Pasar Baru berkomitmen menerapkan standar kesehatan dengan ketat jika ingin kembali beroperasi. Pasalnya, karakteristik Pasar Baru berbeda dengan pusat perbelanjaan lainnya di Kota Bandung.

Ema menegaskan hal itu di sela-sela meninjau Pasar Baru, Kamis (4/6/2020). Ia mengatakan, di antara perbedaannya yakni Pasar Baru memiliki jumlah ruang dagang lebih banyak dengan jarak cukup rapat. Untuk itu, komitmen penerapan protokol di Pasar Baru harus ekstra.

“Karena fasilitasnya beda dengan pusat perbelanjaan dan tidak bisa disamakan dengan PVJ, TSM atau Pascal. Karena kondisinya, disiplin harus lebih keras,” tutur Ema.

Baca Juga  Pesan Spesialis Jantung Agar tak Kolaps Seperti Dialami Markis Kido dan Eriksen

Ema mengingatkan, semua elemen harus kompak menerapkan protokol kesehatan. Para pedagang, pengelola, dan petugas harus memperhatikan penggunaan masker, jaga jarak, menjaga kebersihan tangan, menggunakan pelindung muka serta memakai pembatas di bagian pembayaran.

Para pedagang juga harus disiplin menerapkan soal protokol kesehatan kepada para pengunjung.

“Mereka harus menjaga bahwa maksimum itu kapasitas tetap 30 persen. Kalau kondisi normal ini ada 4.000 orang maka tidak boleh lebuh dari 1.500 orang. Ini harus benar kontrolnya,” ujarnya seperti dalam siaran pers dari Bagian Humas Setda Kota Bandung.

Baca Juga  12 Siswa STM yang Akan Demo Omnibus Law Reaktif Corona, Dibawa ke Polda Metro

Ema mengungkapkan, persoalan di Pasar Baru ini memiliki Pedagang Kaki Lima (PKL) yang cukup banyak. Dia mengingatkan bahwa aturan serupa juga diterapkan secara ketat kepada para PKL.

Ema menilai, penerapan protokol kesehatan maksimum kepada PKL ini cukup sulit. Namun bukan hal mustahil jika Pasar Baru bisa ditutup kembali karena PKL.

“Saya berharap PKL tidak ada. Kalau pun ada, mereka harus memenuhi standar protokol dan tidak menciptakan kekumuhan,” terangnya.

Setelah meninjau Pasar Baru, Ema melanjutkan pemantauan ke Kings Shoping Center di Jalan Kepatihan.(GN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Coronavirus: Malaysia memberlakukan kuncian dari Rabu hingga 31 Maret

Gaya Hidup

Sering Disingkirkan saat Makan, Ini 7 Manfaat Konsumsi Seledri

Gaya Hidup

Cegah Kegemukan, Anak Perlu Aktivitas Fisik Selama di Rumah

Kesehatan

Lima ODP Klaster Temboro Pacitan ‘Lenyap’ Saat Akan Dites Corona, Kok Bisa?
5 Faktor Ini Bikin Sperma Anda Kurang Subur, Sebaiknya Hindari-kompasnasional

Arsip

5 Faktor Ini Bikin Sperma Anda Kurang Subur, Sebaiknya Hindari

Kesehatan

Biji Mangga Mengandung Vitamin dan Mineral, Simak Manfaatnya Bagi Tubuh

Kesehatan

Kasus Gontor, Ahli Minta Pesantren Tutup Hingga Akhir Tahun

Kesehatan

Pesan Wantimpres Sidarto Danusubroto Kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran