Viewer: 951
0 0
Viewer: 952
0 0

Home / Kesehatan

Sabtu, 5 Desember 2020 - 14:58 WIB

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Viewer: 953
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Jawa Tengah sempat menggelar uji coba pembelajaran tatap muka.

Namun kemudian, delapan orang siswa SMK mengalami batuk, demam serta anosmia (kehilangan penciuman).

Rupanya saat dilakukan tes, terbongkar 179 orang siswa di SMK tersebut positif terinfeksi Covid-19.

Terbongkar 179 siswa terpapar
Setelah hasil tes diketahui, Dinas Kesehatan Jateng melakukan tracing di sekolah tersebut.

Hasilnya mengejutkan, sebab 152 orang siswa juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Hasilnya hari ini tambah 152 siswa yang positif Covid-19. Sehingga, total yang positif 179 orang. Yang sudah dinyatakan sembuh 5 orang, tinggal 174 siswa yang masih menjalani perawatan,” ucap dia.

Baca Juga  Inilah 3 Manfaat Mandi Air Dingin Bagi Kesehatan Mental

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun berencana untuk menunda rencana sekolah tatap muka setelah munculnya ratusan siswa terinfeksi Covid-19.

Tak hanya itu, ada pula empat guru SMP di Kabupaten Kudus yang meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

“Kemungkinan besar (PTM Januari 2021) belum karena kalau kita melihat pertumbuhan di seluruh dunia seperti ini apalagi yang di Jawa aja tumbuhnya kaya gini lebih baik kita hati-hati,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada wartawan, Jumat (4/12/2020).

Bagi sekolah yang tengah melakukan uji coba atau simulasi tatap muka akan dievaluasi secara ketat.

Kemudian, uji coba pembelajaran tatap muka di Jateng juga ditutup selama dua hari ini.

Baca Juga  Lions Club Golden Estate Diserbu 600an Masyarakat Kurang Mampu

“Begitu ada (yang terpapar) itu saya minta langsung tutup dan tidak ada lagi yang lain. Memang anak-anak ini OTG semua tetapi kita tidak berani untuk kemudian kita meneruskan kalau nanti tidak ada evaluasinya,” katanya.

“Statement saya tidak akan berubah, semua akan bergantung pada kondisi. Bayangkan yang sudah kita siapkan saja, mereka berasrama, mereka tidak keluar, itu saja bisa tertular, (penularan) itu ternyata dari orang yang keluar-masuk. Maka kita memang hati-hati betul dan ke Januari itu buat saya harus hati-hati. Termasuk yang di Jepara beberapa waktu lalu. Tutup, jangan lama-lama,” Ganjar menjelaskan. (K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Cara Menentukan Masker Perawatan Wajah Sesuai Jenis Kulit

Berita

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Kesehatan

Tak Hanya untuk Bayi, Ini Beragam Manfaat Tidur Siang Semua Umur
Jangan Dibuang, Biji Buah Pepaya Ternyata Banyak Khasiatnya!-KompasNasional

Arsip

Jangan Dibuang, Biji Buah Pepaya Ternyata Banyak Khasiatnya!

Kesehatan

Ingat, Kebal Covid-19 Usai Divaksin Hanya Mitos!
Pasien Mengaku Tak Nyaman saat Berobat di RS Vita Insani -kompasnasional

Arsip

Pasien Mengaku Tak Nyaman saat Berobat di RS Vita Insani

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Kesehatan

Menkes Terawan Keluarkan Panduan New Normal di Tempat Kerja: Shift, Makan hingga Edukasi Karyawan