Kompasnasional | JAKARTA – Persaudaraan Alumni (PA) 212 menegaskan sudah tak ada hubungan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pihaknya tak bakal memberi dukungan politik terhadap Menteri Pertahanan RI itu sebagaimana ditunjukkan pada Pilpres 2019 lalu.
“Sudah finish,” kata Ketua PA 212 Slamet Ma’arif, seperti dikutip dari Alinea.id pada Senin (22/6).
Pernyataan itu disampaikan menyusul survei Indo Barometer dan Parameter Politik Indonesia yang menyatakan Prabowo sebagai salah satu kandidat terkuat di Pilpres 2024. Dari survei yang dilakukan kedua lembaga itu, Prabowo berhasil mengalahkan sejumlah tokoh populer lainnya.
Slamet lantas menyarankan Prabowo agar tak maju lagi dalam kontestasi Pilpres meski namanya muncul sebagai kandidat terkuat. Menurutnya, Prabowo sebaiknya memberi kesempatan kepada calon pemimpin yang lebih muda dan energik.
“Biar regenerasi dan kaderisasi berjalan dengan baik. Ke depan persoalan bangsa makin rumit dan berat sehingga dibutuhkan pemimpin yang muda dan energik. Berilah kesempatan pada anak bangsa untuk mengembangkan potensinya,” tukasnya. (JN/Red)








