Home / Politik

Kamis, 17 Juni 2021 - 19:40 WIB

LSI: Jika Menang di Pilpres 2024, Ganjar Berpotensi Besar Jadi Ketum PDIP

Viewer: 446
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik

Kompasnasional l Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpotensi menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya, apabila menang dalam Pilpres 2024. 


LSI sendiri mengatakan Ganjar merupakan sosok yang cukup potensial menjadi calon presiden (capres).

Hal ini berdasarkan hasil survei LSI yang menyatakan elektabilitas Ganjar Pranowo saat ini sebesar 15,5 persen. Elektabilitas Ganjar hanya berada dibawah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang berada di urutan pertama sebesar 23,5 persen.

“Kalau kemudian Ganjar yang dipilih oleh Megawati dan menang dalam Pilpres di 2024, maka yang pertama yang menjadi PR adalah potensi Ganjar menjadi Ketua umum PDIP berikutnya,” kata Peneliti Senior LSI Adjie Alfaraby dalam konferensi virtual, Kamis (17/6/2021).

Menurut dia, kondisi Ganjar sangat berbeda dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat bertarung di Pilpres 2014 dan 2019. Pasalnya, Ganjar bukanlah sekedar kader namun juga masuk dalam struktur PDI Perjuangan.

Baca Juga  KPU Pematangsiantar Tetapkan Asner - Susanti Sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota

“Ganjar adalah kader PDIP yang sudah lama masuk ke dalam struktur partai, dua kali menjadi anggota DPR RI dari PDIP dan bahkan menjadi Gubernur dari PDIP di Jawa tengah,” jelasnya.

“Sehingga, memang potensi Ganjar menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya juga besar. Kita sebut sebagai potensi,” sambung Adjie.

Internal PDI Perjuangan Inginkan Megawati

Adjie menuturkan hal tersebut tergantung dari keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai sosok yang menentukan siapa yang akan berlaga di Pilpres 2024. Adjie meyakini ada dinamika dari internal PDIP apabila Ganjar menjadi Ketua Umum partai.


Sebab, kata dia, masih banyak internal PDIP yang menginginkan Megawati menjadi Ketua Umum dalam beberapa tahun kedepan. Namun, Adjie menilai kondisi Megawati yang berusia 74 tahun juga harus dipertimbangkan.

Baca Juga  Era SBY Boleh Kenapa Era Jokowi Tak Boleh ?

“Ibu Mega usianya sendiri saat ini beliau sudah berusia 74 tahun atau 10 tahun kedepan sudah di usia 84 tahun. Semua bisa menjadi tokoh sentral di PDIP, namun usia juga akan membatasi beliau untuk melakukan konsolidasi ataupun kerja-kerja politik dan kerja partai,” tutur Adjie.

Untuk itu, mau tak mau PDIP harus melalukan regenerasi di tubih partai. Hanya saja, dia tak begitu yakin Megawati maupun Puan akan memberikan kursi ketua umum kepada sosok yang bukan trah Soekarno.

“Pertanyaan politisnya, apakah rela atau bersedia Ibu Mega atau Puan memberikan atau trah Soekarno-nya hilang dan digantikan oleh tokoh lain di luar trah Bung Karno,” ucap Adjie.
(L6/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Banyak Kecurangan, Warga Desa Pagaran Honas Minta Pilkades Ulang
Foto KPK

Berita

KPK: Hakim Jadi Profesi Penegak Hukum Paling Banyak Terjerat Korupsi!

Politik

Politikus PDIP: Kritikus Nyinyir Justru Tingkatkan Pencitraan Risma

Berita

Eratkan Silaturahmi, Plt. Ketua dan Pengurus DPD II Partai Golkar Tapteng Sembangi Kediaman Sesepuh Golkar

Politik

Baidowi Mengingatkan Din Syamsuddin yang Hadiri Deklarasi KAMI

Politik

Dukung Marzuki Alie Buka Pemilu 2004, Kubu Moeldoko: SBY Bisa Dapat Karma Luar Biasa

Politik

Unggah Video Rizieq Bicara Penggal Kepala, Jimly: Ceramah Penuh Kebencian

Politik

Pemuda Muhammadiyah Minta Pembakar Bendera PDIP Diusut Tuntas