Viewer: 812
0 0

Home / Berita

Kamis, 23 Juli 2020 - 16:13 WIB

Orang Tua Dibunuh Taliban di Depannya, Gadis Ini Ambil AK-47 & Menembaki Mereka, Syok Selama 2 Hari

Viewer: 813
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 53 Detik

Kompasnasional | Seorang gadis remaja Afghanistan meluapkan keberaniannya menembak mati 2 anggota Taliban setelah orang-orang militan itu membunuh kedua orangtuanya di hadapannya.

Tindakannya itu mendapat apresiasi publik di media sosial dan bahkan diundang oleh Presiden Ashraf Ghani ke Istana.

Peristiwa tragis itu terjadi pekan lalu ketika puluhan anggota militan menyerbu desa Geriveh yang berlokasi di Provinsi Ghor, Afghanistan tengah.

Gadis itu, Qamar Gul (berusia antara 14-16 tahun) sedang berada di rumah bersama kedua orangtuanya dan adik laki-lakinya yang berusia sekitar 12 tahun ketika pasukan militan mengetuk pintu mereka pukul 1 siang waktu setempat.

Juru bicara gubernur, Mohamed Aref Aber mengatakan bahwa saat itu Ibu Gul menolak para anggota Taliban itu masuk dan kemudian ditembak mati oleh mereka.

Pasukan Taliban kemudian membunuh ayah Gul yang rupanya seorang kepala desa dan memiliki pandangan politik yang berpihak pada pemerintah Afghanistan.

Baca Juga  Untuk Zona Pantai Barat, Dekranasda Sumut Tunjuk Tapsel Jadi Tuan Rumah Pelatihan Souvenir

Melansir Washington Examiner, Gul yang marah melihat peristiwa itu dengan spontan mengambil senjata AK-47 milik ayahnya dan menembak para pasukan Taliban.

Meskipun para anggota Taliban lain turun ke kediaman itu, para pejuang pro-pemerintah Afghanistan mampu memukul mundur mereka dan mengamankan Gul beserta adik laki-lakinya.

“Mereka (Gul dan adiknya) mengalami syok dalam 2 hari pertama pasca kejadian dan tidak banyak bicara,

namun kini sudah dalam kondisi baik,” ujar Aber sebagaimana dilansir The Guardian.

Menurut Aber, Gul dan adiknya mengatakan,
“Ini adalah hak kami, karena kami tidak bisa hidup tanpa orangtua kami.”

Aber menjelaskan bahwa Gul dan adik laki-lakinya tidak punya banyak kerabat selain saudara tiri yang tinggal di desa yang sama.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani bahkan mengundang anak-anak itu ke istana presiden untuk menghormati keberanian mereka.

Baca Juga  Personil Polres Tapteng Ciduk Dua Pria Saat Transaksi Narkoba

Ada pun Gubernur Mohammad Rafiq Alam memuji kekuatan mereka dalam menghadapi kesulitan seperti yang tengah mereka alami.

Rafiq Alam mengatakan,
“Ketika saya melihat mereka malam itu, mereka tampak syok namun merasa terhormat.”

Pemerintah Afghanistan yang dipimpin Ghani telah berjibaku dengan pembicaraan damai yang alot dengan kelompok militan Taliban.

Kelompok teroris itu terus menyerang pasukan pemerintah dan pendukungnya,

meskipun sudah ada perjanjian damai yang ditandatangani dengan Amerika Serikat (AS) pada Februari silam.

Para pejabat pembuat kebijakan UU baik di AS maupun luar negeri telah menyatakan keprihatinan mereka bahwa Taliban mungkin akan mengambil alih kendali negara itu ketika AS sepenuhnya menarik pasukan militer dari wilayah tersebut.(TJ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

2 Pengendara Kreta Hancur Terlindas Truk Tangki saat Ingin Menyalip

Berita

PDIP Segera Kumpulkan Partai Koalisi Pendukung Jokowi di 2019

Berita

Kecewa Kota Siantar PPKM Level 4, GMKI Siantar-Simalungun Gelar Aksi Turun ke Jalan

Berita

Monitor Wilayah Serda Paengno Tinjau Langsung Pembangunan Jalan Paralel

Berita

Pertamina Stop Sementara Pengiriman BBM ke Nduga Papua

Berita

Polres Melawi Menyediakan Tempat Bermain Anak dan Ruang Khusus Ibu Menyusui Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat*

Berita

Laka Tunggal Mobil Nissan Grand Livina Di Semuntai, 5 Orang Meninggal Dunia

Berita

Anggota Polsek Pontianak Timur Berikan Himbauan di Lokasi Vaksin Massal