Viewer: 831
0 0

Home / Berita

Kamis, 22 Oktober 2020 - 21:44 WIB

Makan Mi yang Disimpan Selama 1 Tahun, 9 Anggota Keluarga Meninggal Dunia

Viewer: 832
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Kompasnasional | Beijing – Setidaknya sembilan anggota keluarga di China meninggal, setelah mereka memakan mi buatan sendiri yang disimpan dalam freezer selama satu tahun.

Mi itu dilaporkan mengandung tepung jagung terfermentasi, sehingga meracuni satu keluarga tersebut dengan senyawa asam bongkrek.

Semua berawal ketika keluarga yang berlokasi di Jixi, Provinsi Heilongjiang, memakan hidangan China yang disebut Suantangzi, pada 5 Oktober.

Tujuh orang dewasa yang memakan makanan tradisional itu jatuh sakit dan kemudian meninggal lima hari kemudian, dilaporkan Daily Mirror Selasa (20/10/2020).

Kemudian dua orang lainnya, dengan salah satunya diidentifikasi bernama Li, mengembuskan napas terakhir pada Senin, seperti dikutip Daily Star (19/10/2020).

Baca Juga  Awali Tahun 2021, Dandim 0313/KPR Adakan Coffee Morning Bersama Insan Pers dan Ormas

Untungnya, tiga anak di keluarga tersebut selamat setelah menolak memakan mi itu, karena mereka mengaku rasanya tidak enak.

Gao Fei, direktur keselamatan makanan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Heilongjiang menyatakan, racun karena asam bongkrek sangatlah fatal.

Dia menerangkannya racunnya sudah menginfeksi beberapa jam setelahnya, di mana penderita bisa mengalami sakit perut hingga berkeringat.

“Racun itu bisa menyebabkan kerusakan serius pada organ manusia seperti hati, ginjal, jantung, dan otak,” kata Gao kepada China News Service.

Baca Juga  Nadiem Makarim hapus kewajiban skripsi, apa reaksi mahasiswa dan pakar pendidikan?

Gao menjelaskan saat ini, tidak ada penawar racun untuk asam bongkrek. Begitu terpapar, dia menyebut tingkat kematiannya antara 40-100 persen.

Dia menerangkan asam bongkrek, yang diproduksi dari kelapa difermentasi, bahkan tahan ketika dipanaskan dalam suhu tinggi.

Bongkrek, yang biasanya dipergunakan sebagai bahan baku tempe bongkrek, dilarang di Indonesia karena bertanggung jawab atas banyak kematian.

Antara 1951 sampai 1975, setiap tahun di Indonesia tercatat terdapat 288 kasus keracunan dan 34 korban meninggal akibat tempe bongkrek. (KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Ketapang Akan Bangun Tugu Untuk Menunjang Kegiatan MTQ Ke XXX Tahun 2022

Berita

Polres Samosir Gelar Sertijab untuk Tujuh Perwira

Berita

Lihat Menu Makan Siang Gratis di Sekolah Beijing China, Prabowo: Sangat Sehat

Berita

Korban Tewas Tsunami dan Gempa di Palu Capai 1.203

Berita

Kunjungan ke Jateng, Jokowi Bahas Kebangsaan dengan Pimpinan Pesantren Girikesumo

Berita

Babak Penyisihan Piala Gubsu, SMKN 1 Siantar Libas SMAN 1 Ujung Padang Dengan Skor 4-1

Berita

Sekda Tapsel Hadiri Ujian SKB CPNS Formasi Tahun 2019

Berita

Uji Coba Mesin Combine Corn HD-85 Di Desa Sigompul