Home / Berita

Kamis, 11 Februari 2021 - 13:15 WIB

Musrenbang Pontianak Barat, Prioritaskan Jalan dan Drainase Lingkungan

Viewer: 501
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Pontianak Kalbar Kompas Nasional – Infrastruktur masih menjadi prioritas sasaran pembangunan di wilayah Kecamatan Pontianak Barat.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menerangkan, pihaknya fokus pada sektor tersebut lantaran pada tahun 2020 lalu pembangunan fisik sempat terkendala akibat pandemi Covid-19.

“Oleh sebab itu kita kembali lanjutkan pembangunan infrastruktur tersebut di wilayah Pontianak Barat ini,” ucapnya usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Pontianak Barat di Hotel Grand Mahkota, Kamis (11/2/2021).

Dikatakannya, pada visi dan misi dirinya bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat kampanye Pilkada tahun 2018 lalu, di tahun pertama dan kedua menjabat, pihaknya akan fokus pada pembangunan jalan dan drainase lingkungan.

Namun dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 sehingga masih ada beberapa lokasi jalan lingkungan yang belum tersentuh.

Baca Juga  Gubernur Dan Sekda Prov Kalbar Hadiri Rapat Pembahasan Isu Strategis Pembangunan Kalbar Tahun 2022

Di Pontianak Barat, pihaknya memetakan ada tiga titik jalan lingkungan yang harus dituntaskan.

“Untuk itu saya minta ini menjadi skala prioritas dalam pembahasan Musrenbang ini,” tuturnya.

Bahasan menyebut, masih ada beberapa jalan lingkungan yang dalam kondisi berupa tanah merah.

Oleh sebab itu, dirinya berharap ada peningkatan kualitas terhadap jalan tersebut.

“Anggaran untuk pembangunan jalan lingkungan dan drainase lingkungan sekitar Rp95 miliar,” imbuhnya.

Camat Pontianak Barat Ibrahim memaparkan, pihaknya mengusulkan penataan drainase yang ada di wilayahnya.

Seperti diantaranya Jalan Tebu, Gang Ilham dan Gang Maria, perlu ada konektivitas yang menghubungkan saluran di sana untuk meningkatkan akses saluran. Kemudian di Pal Lima perlu dibangun saluran di Puskesmas Pal Lima.

Pertimbangannya, karena bangunan yang ada sangat flat atau datar.

“Sehingga ketika musim penghujan, air akan menggenangi di sekitar kawasan tersebut,” terangnya.

Baca Juga  Fakta Baru Kematian Kalideres: Ada Ritual, Buku Mantra dan Kemenyan

Selain itu, lanjut Ibrahim, penurapan juga dilakukan pada Parit Labalo sebab parit ini terkoneksi langsung ke Sungai Rengas.

Untuk wilayah Kelurahan Sungai Beliung, perlu dilakukan penataan drainase dan penurapan. Misalnya di Gang Alpokat Permai, Alpokat Raya, Sapta Marga, Ilham dan Gang Sriwijaya.

Dilanjutkan dengan pembangunan turap di Sungai Jawi Luar Gang Kayu Manis, persisnya di belakang SDN 55.

“Perlu dibangun untuk menertibkan bangunan liar dan kumuh di sekitar lingkungan,” sebutnya.

Tak hanya berkutat pada pembangunan fisik saja, Ibrahim menambahkan, pemberdayaan masyarakat juga tak kalah pentingnya. Untuk itu, pihaknya bekerjasama dengan instansi terkait memberikan pelatihan bagi masyarakat setempat pada empat kelurahan.

“Pelatihan yang diberikan berupa pelatihan wirausaha seperti menjahit, membuat kue serta bantuan kendaraan tossa untuk mengangkut sampah,” jelasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ikuti Jamda 2022, Pemko P.Sidempuan Berharap Peserta Jambore Dapat Menimba Ilmu dan Pengalaman

Berita

Dinkes Pematangsiantar Sebut Tes PCR Gratis Hanya Untuk Hasil Tracing

Arsip

Tugas Ketua BPG Berubah Fungsi
Foto Ilustrasi Pembunuhan

Berita

Motif Pelajar Dibunuh-Dikubur Pacar di Sumbar: Takut Hamil

Berita

Satgaspamtas Indonesia- Malaysia YONIF 144/JY tangkap Sabu Sabu.

Berita

Proyek “Siluman” PSDA Ditemukan di Kabupaten Simalungun

Berita

Warga Namorambe Temukan Mayat Membusuk Dimakan Biawak

Berita

Demonstran Myanmar Serukan Mogok Massal, Junta Militer Langsung Keluarkan Ancaman