Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Keluarga Besar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Pematangsiantar gelar perayakan Natal di aula SMKN 2 Pematangsiantar. Jalan Asahan, Siopat Suhu, kota Pematangsiantar. Selasa (21/12/21).
Meski dimasa pandemi, pastinya momen natal tidak ingin terlewatkan, dalam momen natal tersebut SMKN 2 Pematangsantar tidak ketinggalan untuk merayakan perayaan natal tahun 2021.
Perayaan Natal keluarga besar SMKN 2 Pematangsiantar yang di hadiri para murid, guru dan kepala sekolah dengan sederhana berjalan penuh hikmad dan sukacita dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Pada perayaan natal SMKN 2 Pematangsiantar tahun 2021 yang mengusung thema “Allah adalah kasih” yang di kutip dari kitab 1 Yohanes 4 : 7 dengan sub thema “Melalui perayaan natal guru SMKN 2 Pematangsiantar mari kita jalin rasa persaudaraan yang diikat oleh kasih kristus” yang dirangkai dengan perayaan ibadah natal.
Mengawali acara natal Kepala SMKN 2 Pematangsiantar Bintang Tumanggor SPd dalam pesan natalnya menyampaikan, bahwa dalam kemasan ibadah natal tersebut sangat sederhana namun penuh hidmat dan sukacita.
“Saya selaku Kepala sekolah mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan ibu guru, dalam kemasan ibadah perayaan natal ini dengan sangat sederhana, namun kita berharap acara natal ini penuh hidmat”.ucap Bintang.
Bintang juga mengatakan, bahwa ia tidak mendedikasikan dirinya sebagai kepala sekolah melainkan sebagai rekan sejawat, sahabat, anak dan sebagai adek demi untuk kebersamaan.
“Saya mau katakan kepada Bapak dan ibu guru bahwa diri saya, akan saya dedikasikan tidak sebagai kepala sekolah tetapi sebagai rekan sejawat, sebagai sahabat, sebagai anak, sebagai adek, untuk kebersamaan karena sekolah SMK Negeri 2 ini butuh kebersamaan menuju perubahan” terang Bintang.
Dia juga mengajak bapak/ibu giru dalam momen natal tersebut untuk mejalankan bersama-sama membangun SMKN 2 agar lebih maju lagi.
“Saya berharap, bapak dan ibu, ada keterbukaan, ada kritik, ada solusi yang harus di sampaikan tidak dengan sungut-sungut dan bisa dibicarakan bersama-sama secara terbuka”.kata Bintang.
Dalam renungan natal diangkat dari kitab injil 1 Yohanes 4: 7 berbunyi “Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi sebab kasih itu berasal dari allah, dan setiap orang yang mengasihi lahir dari allah dan mengenal allah.
L.Manullang S.PAK dalam pesan natalnya mengajak untuk saling mengasihi antar sesama, dimana kasih adalah salah satu elemen terpenting dalam kehidupan manusia. Demi mendapatkan kasih, orang rela melakukan apapun. Untuk mengungkapkan kasih, Bukan tanpa alasan apabila kisah tentang kasih – seorang ayah yang harus mempertaruhkan nyawa demi anaknya.
“Kasih seperti di atas adalah kasih yang umum. Allah memberikan kapasitas kepada semua orang untuk menghargai, mendambakan, dan mempraktekkan kasih. Kesadaran sebagai sesama manusia seringkali sudah cukup sebagai alasan untuk saling mengasihi. Relasi yang unik antara dua orang, entah hubungan darah atau pertalian kasih, menjadi landasan yang kuat untuk saling mencintai”.kata L.Manullang.
Toni Tambunan.








