Kompas Nasional I SIMALUNGUN-
Update 23 Juni 2020 kasus pandemi Covid-19 di Kabupaten Simalungun, 42 orang di rawat, 19 orang sembu dan 2 orang meninggal,
Kata Akmal Siregar Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan ((GTPP) Covid-19 kepada Redaksi Kompasnasional.com pada Senin (23/06/2020).
Menurutnya, khusus kasus Covid-19 yang terjadi di Desa Nagori Tanjung Hataran Kecamatan Bandar Haluan jumlah pasien keseluruhan dinyatakan positif sesuai dengan hasil swab sebanyak 33 orang.
Pernyataan sebelumnya, Bupati Simalungun JR Saragih juga mengumumkan, bahwa ada 33 orang warganya terpapar Covid-19 dalam satu desa di Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
“Di Tanjung Hataran itu sekarang sudah kami temukan 33 orang positif covid dari hasil swab,” kata JR Saragih selaku Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Simalungun pada Minggu (22/06/ 2020).
Kata JR Saragih, pihaknya masih menunggu hasil swab dari 43 orang lainnya yang dinyatakan reaktif sesuai hasil rapid test.
“Belum ke luar hasil swabnya, tapi mereka sudah dirapid test,” sebut JR Saragih.
Untuk diketahui, sebelumnya hanya ada dua warga desa Nagori Tanjung Hataran yang dinyatakan positif virus corona. Lalu meningkat menjadi 17 orang pada Senin, 15 Juni 2020 lalu. Dimana seluruh pasien dirawat di dua rumah sakit di Kabupaten Simalungun.
“Jadi sekarang ini kami masih menyisir terus di Kabupaten Simalungun , terkait dengan yang pernah berhubungan langsung dengan warga di desa tersebut,” ujarnya.
Hal itu dikatakan JR Saragih sebagai langkah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
“Kita melakukan isolasi mandiri dan memperketat pintu masuk dan ke luar desa tersebut dengan melibatkan personel TNI, Polri dan perangkat desa,” ujar JR Saragih.
Terkait dengan warga yang di Isolasi, Pemkab Simalungun telah membantu warga sekitar dengan membuat dapur umum dengan menyediakan kebutuhan pangan warga masyarakatnya. kata JR Saragih.
Menurut JR, kondisi seluruh pasien yang terpapar sampai sejauh ini sudah semakin membaik.
“Seluruh pasien dirawat di dua rumah sakit yakni di RSUD Perdagangan dan RS Darurat Fasilitas Khusus Covid-19 Batu 20,” pungkas JR Saragih.
Penulis: Nilson Pakpahan
Editor : Eljones Simanjuntak, SH






