Home / Berita

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:55 WIB

Miliaran Anggaran Dinkes Samosir 2024 Diduga “Menguap”, dr. Dina Hutapea Membungkam Seribu Bahasa!

Viewer: 245
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 43 Detik

SAMOSIR Jejak Nasional  – Aroma tak sedap tercium dari pengelolaan anggaran di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Samosir tahun 2024. Dana segar bernilai miliaran rupiah yang bersumber dari uang rakyat diduga kuat raib tanpa bukti fisik yang jelas. Ironisnya, Kepala Dinas Kesehatan Samosir, dr. Dina Hutapea, memilih jurus “bungkam” saat dikonfirmasi, kian memperkental dugaan adanya praktik gelap di balik layar.

Proyek “Siluman” Instalasi Air Jadi Sorotan

Berdasarkan penelusuran pada Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2024, ditemukan dua item belanja modal yang nilainya sangat fantastis namun keberadaannya dianggap “gaib” di lapangan:

  • Belanja Modal Instalasi Air Bersih/Air Baku: Rp 1.410.000.000
  • Belanja Modal Instalasi Air Kotor: Rp 627.500.000

Masyarakat dan pemerhati kebijakan publik mempertanyakan di mana letak fisik proyek tersebut. Hingga saat ini, rincian penggunaan anggaran senilai total Rp 2,03 miliar itu tidak pernah dipublikasikan, menimbulkan kecurigaan bahwa anggaran tersebut sengaja “dihabiskan” tanpa realisasi yang nyata.

Baca Juga  Bupati Samosir Apresiasi Berdirinya Klinik Pratama dan LikS Kreatif Lapas Kelas III Pangururan

Surat Resmi Diabaikan, Transparansi Mati Suri

Ketidakjelasan ini bukan tanpa upaya klarifikasi. Sejumlah surat resmi telah dilayangkan kepada Kepala Dinas Kesehatan, dr. Dina Hutapea, untuk meminta penjelasan terkait bukti fisik belanja modal tersebut. Namun, bukannya memberikan jawaban transparan sebagai pejabat publik, dr. Dina justru terkesan menutup diri dan mengabaikan surat-surat tersebut.

“Ini adalah preseden buruk bagi keterbukaan informasi publik di Samosir. Jika memang proyek itu ada, mengapa harus takut menjawab? Sikap membungkam ini adalah indikasi kuat bahwa ada yang sedang disembunyikan,” ungkap seorang praktisi hukum yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Asah Kemampuan Tempur, Yonkav 12/BC Laksanakan Latbakjatrat Ranpur

Mendesak Audit Aparat Penegak Hukum (APH)

Kelalaian atau kesengajaan dalam menutupi informasi penggunaan anggaran ini memicu desakan agar pihak Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Samosir segera turun tangan.

“Kami minta APH segera melakukan audit investigatif terhadap Dinkes Samosir. Jangan biarkan anggaran kesehatan yang seharusnya untuk kepentingan rakyat justru menguap ke kantong-kantong oknum tertentu. Bungkamnya Kadis adalah pintu masuk bagi jaksa untuk mulai menyelidiki,” tegas salah satu aktivis anti-korupsi setempat.

Hingga berita ini naik ke meja redaksi, dr. Dina Hutapea masih tetap tidak memberikan tanggapan, mengabaikan hak publik untuk mengetahui ke mana larinya miliaran rupiah uang negara di tahun 2024.

Reporter Jhon M Situmorang

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Menyambut Hari Sumpah Pemuda, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berikan Bantuan Bahan Bangunan Untuk Masjid

Berita

Gubernur Kalbar : Upayakan Target Pendapatan Daerah Sesuai Dengan Potensi

Asahan

Dandim 0208 / Asahan Tinjau Dua Desa di Lokasi TMMD Kecamatan Sei Kepayang

Berita

Berita Tapsel. Bupati Tapsel : “Jangan Pernah Anggap Enteng Covid-19 Sebab Sampai Saat Ini Pandemi Covid-19 Belum Berakhir”

Arsip

Muhammad Ali jadi nama jalan di Kota New York

Berita

Wawako Pontianak Bahasan Harap Peran Aktif NU Bantu Tangani Pandemi

Berita

Rumitnya Dapat Kupon, Warga Kota Pematangsiantar Kecewa Gagal Ikut Vaksin Covid-19

Arsip

Ditetapkan Jadi Tersangka, Hary Tanoe Dicegah Bepergian ke Luar Negeri