Home / Berita

Senin, 24 Mei 2021 - 16:01 WIB

Integrasikan Seluruh Aplikasi Untuk Mempermudah Layanan

Viewer: 440
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

Kemenkominfo Tinjauan Lapangan Implementasi Smart City Pontianak

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Dalam rangka menuju ‘100 Smart City Indonesia’, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan tinjauan lapangan (field evaluation) terhadap implementasi smart city di Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, program smart city di Pontianak sudah berjalan sejak belasan tahun lalu dengan cikal bakal Pontive Center sebagai command center yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

“Dari Kementerian Kominfo melihat apa yang sudah kita lakukan di Kota Pontianak terkait implementasi smart city,” ujarnya usai video conference tinjauan lapangan implementasi smart city Kota Pontianak di Ruang Pontive Center, Senin (24/5/2021).

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Pontianak juga telah mengembangkan berbagai aplikasi, baik dalam pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan (smart government).

Baca Juga  Wakil Bupati Kapuas Hulu Hadiri Penancapan Tiang Pembangunan Masjid Baitul Qurban KA'BAH AT TAQWA Desa Sibau Hulu.

Kemudian perluasan Ruang Terbuka Hijau yang gencar dilakukan Pemkot Pontianak juga menjadi bagian dari implementasi smart living.

Smart economy dengan menyediakan akses marketplace, smart society melalui kegiatan-kegiatan berbasis sosial kemasyarakatan dan smart environment melalui penyediaan bank-bank sampah dalam pengelolaan sampah menjadi bermanfaat.

“Banyak aktivitas-aktivitas dan program kita dalam hal memberikan pelayanan berbasis digital,” ungkapnya.

Tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan, sementara jumlah sumber daya manusia (SDM) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada terbatas, sehingga hampir seluruh layanan sudah berbasis digital, baik database maupun penggunaan aplikasi secara langsung.

“Ke depan, semuanya bisa terintegrasi sehingga lebih mudah dan lebih singkat waktunya, yang dulunya memakan waktu berhari-hari menjadi dalam hitungan jam bahkan lebih singkat,” sebut Edi.

Baca Juga  Polres Kapuas Hulu Perketat Pengamanan di Gereja jelang Paskah

Menurutnya, tantangan dalam implementasi smart city diantaranya adalah keterbatasan SDM, jaringan koneksi internet, termasuk infrastruktur serta literasi dalam kesiapan masyarakat menghadapi era digital. Edi berharap masyarakat bisa mengikuti dan beradaptasi dengan perkembangan smart city di Kota Pontianak.

Dalam meningkatkan kapabilitas, Pemkot Pontianak terus meliterasi ASN supaya cakap digital.

Tak kalah pentingnya adalah literasi terhadap masyarakat perlu dilakukan agar lebih cakap dalam memanfaatkan teknologi digital dan lebih milenial di setiap akses kehidupan.

“Termasuk meningkatkan literasi digital bagi masyarakat yang belum familiar dengan teknologi digital,” tutupnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapospol Ternate Barat Lakukan Sosialisasi Penutupan Tempat Wisata

Berita

Menhub tutup dua sekolah penerbangan

Berita

Kapolres Kubu Raya Bersama Bupati, Lepas Peserta Off Road Rally Wisata Bhakti Bhayangkara Khatulistiwa Polda Kalbar Ke Pulau Temajo 

Berita

Sebanyak 31 Finalis Berkompetisi Pada Pagelaran Pemilihan Putra Putri Pariwisata Simalungun 2021

Berita

Beli Shabu di Siantar Dua Pemuda Tertangkap Di Simalungun

Berita

Jadwal Piala Presiden Diubah, Ini Daftar Terbaru Pertandingan Semifinal Leg Pertama dan Kedua

Berita

Lantamal XII Pontianak “Serahkan Bantuan Meja Dan Rak Kepada Kelompok 39 Kampung Bahari Nusantara”

Berita

Kodim 1208/Sambas Gelar Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H / 2021 M