Home / Berita

Senin, 24 Mei 2021 - 16:01 WIB

Integrasikan Seluruh Aplikasi Untuk Mempermudah Layanan

Viewer: 451
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 38 Detik

Kemenkominfo Tinjauan Lapangan Implementasi Smart City Pontianak

PONTIANAK KALBAR | KOMPAS Nasional – Dalam rangka menuju ‘100 Smart City Indonesia’, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan tinjauan lapangan (field evaluation) terhadap implementasi smart city di Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, program smart city di Pontianak sudah berjalan sejak belasan tahun lalu dengan cikal bakal Pontive Center sebagai command center yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

“Dari Kementerian Kominfo melihat apa yang sudah kita lakukan di Kota Pontianak terkait implementasi smart city,” ujarnya usai video conference tinjauan lapangan implementasi smart city Kota Pontianak di Ruang Pontive Center, Senin (24/5/2021).

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Pontianak juga telah mengembangkan berbagai aplikasi, baik dalam pelayanan publik maupun tata kelola pemerintahan (smart government).

Baca Juga  Gelar Sosialisasi Persiapan Pembentukan Sekolah/ Madrasah Aman Bencana

Kemudian perluasan Ruang Terbuka Hijau yang gencar dilakukan Pemkot Pontianak juga menjadi bagian dari implementasi smart living.

Smart economy dengan menyediakan akses marketplace, smart society melalui kegiatan-kegiatan berbasis sosial kemasyarakatan dan smart environment melalui penyediaan bank-bank sampah dalam pengelolaan sampah menjadi bermanfaat.

“Banyak aktivitas-aktivitas dan program kita dalam hal memberikan pelayanan berbasis digital,” ungkapnya.

Tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan, sementara jumlah sumber daya manusia (SDM) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada terbatas, sehingga hampir seluruh layanan sudah berbasis digital, baik database maupun penggunaan aplikasi secara langsung.

“Ke depan, semuanya bisa terintegrasi sehingga lebih mudah dan lebih singkat waktunya, yang dulunya memakan waktu berhari-hari menjadi dalam hitungan jam bahkan lebih singkat,” sebut Edi.

Baca Juga  Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Unit Turwali Sat Samapta Polres Kapuas Hulu Lakukan Patroli Mobiling 

Menurutnya, tantangan dalam implementasi smart city diantaranya adalah keterbatasan SDM, jaringan koneksi internet, termasuk infrastruktur serta literasi dalam kesiapan masyarakat menghadapi era digital. Edi berharap masyarakat bisa mengikuti dan beradaptasi dengan perkembangan smart city di Kota Pontianak.

Dalam meningkatkan kapabilitas, Pemkot Pontianak terus meliterasi ASN supaya cakap digital.

Tak kalah pentingnya adalah literasi terhadap masyarakat perlu dilakukan agar lebih cakap dalam memanfaatkan teknologi digital dan lebih milenial di setiap akses kehidupan.

“Termasuk meningkatkan literasi digital bagi masyarakat yang belum familiar dengan teknologi digital,” tutupnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Antisipasi Terhadap Karhutla, Kapolda Kalbar Kunjungi PT. CUS Kec. Simpang Hilir Kab. Kayong Utara

Berita

Densus 88 Anti Teror Kalbar Meringkus 3 Orang Terduga Teroris.

Berita

Distributor Minyak Goreng Operasi Pasar Murah di Halaman Koramil 1025-01 Nanga Pinoh.

Berita

Dinas Perikanan Mengikuti Panen Ikan Patin Saat Monitoring di Desa Lanjak Deras

Berita

Gubernur Kalbar Menghadiri Musrenbang RPJMD Kapuas Hulu

Berita

Kapolsek Pontianak Timur Jalin Silaturahmi Dengan Tomas dan Toga

Berita

Konsultasi Soal Zonasi PPDB SMA TP 2020/2021, DPRD Kota Sibolga ke DPRD Samosir

Berita

Lepas Pasukan Perdamaian PBB, Kapolri: Selalu Pedomani Tribrata dan Catur Prasetya