Home / Berita

Selasa, 14 Mei 2024 - 08:31 WIB

Meskipun KPH Wilayah 13 Dolok Sanggul Sudah Temukan Pelanggaran, Aksi Menduduki Hutan Negara Di Desa Sideak Samosir Masih Terus Berlanjut.

Viewer: 976
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Aksi ingin menduduki hutan negara dan penebangan liar oleh sejumlah masyarakat  di Desa Sideak Kabupaten Samosir tanpa izin masih saja berlanjut. Mereka, tanpa rasa bersalah, membabat pohon-pohon yang tumbuh subur di dalam hutan, demi kepentingan pribadi tanpa memikirkan dampaknya terhadap ekosistem dan lingkungan.

Ironisnya, kawasan hutan negara tersebut sudah ditanami jagung tanpa memperdulikan pelanggaran yang ada  sebagaimana dimaksud pasal 50  Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Terkait menduduki mengerjakan kawasan hutan tanpa izin dari pihak yang berwenang dan dapat dipidana menurut pasal 78 UU Nomor 41 Tahun 1999 yang berbunyi “Barang siapa dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 50 ayat (3) diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).”

Baca Juga  Ramatamah Bersama Walikota, Sylvia Kartika Putri Mengaku Bangga Jadi Anak Siantar

Sejumlah warga Sideak, kabupaten Samosir pun mulai mengekspresikan keprihatinan mereka terhadap kondisi hutan yang semakin terancam ini. “Kami ingin aksi yang tidak bertanggung jawab ini dihentikan, dan kalaupun ada kelompok tani hutan diurus para perambah ini, dimohon kepada pihak kehutanan  supaya dicegah dan ditolak, sebab mereka menebang pohon dan bahkan meracuni pohon supaya mati, sedangkan kelompok tani hutan tujuannya merawat kayu,” kata seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga  Susun Perencanaan Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Kota Pontianak

Sementara itu, Kasi Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat UPT KPH Wilayah XIII Dolok Sanggul Toga P. Sinurat, kepada Jejak Nasional mengatakan, Sejauh yang kami temukan sudah terjadi pelanggaran, tanda kawasan hutan lindung Samosir akan segera kami pasang sekaligus peringatan namun seperti yang saya sampaikan bila tidak ada itikad baik nantinya kami akan berkoordinasi dengan polres untuk proses hukumnya,” jelas Toga P Sinurat.

Reporter Candro Situmorang/JJN

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Kapuas Hulu Jadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-76

Berita

Tolak kenaikan Harga BBM, Para Pendomo Akhirnya Membubar Kan Diri

Arsip

Proyek Belum Rampung Tapi Sudah Ambruk ke Jurang

Berita

Hampir Sebulan,Kasus Perampokan BTPN Tembung Belum Ada Titik Terang

Arsip

Konsumsi Morfin, 2 Pilot Susi Air Dibawa BNN ke Jakarta

Berita

Wagub Ria Norsan Terima Audiensi Ketua DPW-JPKP Kalbar

Berita

Pemkab Taput Jelaskan Kronologis Pelaksanan Pembangunan Jalan Ir. Soekarno Siborong-borong.

Berita

Rusak Parah, Satgas Pamtas Yonif 642 Ajak Warga Gotong Royong*