Home / Berita

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:54 WIB

MENGUAK TABIR BANSOS SAMOSIR: DARI PERESMIAN BUMDESMA HINGGA DUGAAN PENYELEWENGAN RATUSAN JUTA RUPIAH

Viewer: 289
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

SAMOSIR, Jejak Nasional – Dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Samosir kini menjadi ujian berat bagi integritas Pemerintah Kabupaten Samosir. Kasus yang awalnya hanya menyeret Kadis Sosial FAK, kini merembet pada dugaan keterlibatan korporasi desa dan oknum pejabat tinggi daerah.

Bumdesma Marsada Tahi, yang baru saja diresmikan oleh Bupati Samosir Vandiko Gultom pada 31 Juli 2024, diduga menjadi instrumen utama dalam dugaan praktik haram ini. Direktur Utama Bumdesma, Perawati Sitanggang, kini didesak untuk bertanggung jawab atas penunjukan langsung lembaganya sebagai penyedia barang bantuan yang menggeser hak warga atas bantuan tunai.

Baca Juga  Optimisme dan impian Giring Nidji bawa perubahan lewat politik

Kronologi dan Dugaan Pelanggaran Dugaan penyelewengan bermula ketika dana bantuan dari Kementerian Sosial dialihkan fungsinya. Warga yang seharusnya menerima uang tunai untuk pemulihan pasca-bencana, justru dipaksa menerima alat pertanian/modal usaha yang disediakan oleh Bumdesma Marsada Tahi. Penunjukan langsung ini dianggap cacat prosedur dan sarat akan kepentingan (conflict of interest).

Pernyataan Sikap Masyarakat Samosir Masyarakat menyayangkan sikap diamnya pimpinan daerah atas keterlibatan lembaga yang baru saja ia resmikan. “Sangat tidak logis bantuan bencana dijadikan lahan bisnis melalui Bumdesma yang belum memiliki pengalaman. Kami meminta Kejaksaan Negeri Samosir tidak tebang pilih dan segera memanggil Direktur Bumdesma serta mendalami keterlibatan pemberi kebijakan di tingkat atas,” ujar sala seorangperwakilan warga yang enggan dituliskan namanya.Masyarakat Samosir meminta  agar Kejaksaan Negeri Samosir Mengusut tuntas aliran dana dari Dinas Sosial ke rekening Bumdesma Marsada Tahi, Memeriksa legalitas penunjukan langsung yang mengabaikan transparansi pengadaan barang dan jasa. Mendalami peran Bupati Samosir dalam memberikan “karpet merah” bagi operasional Bumdesma tersebut di tengah bergulirnya dana Bansos.  Sebab kasus ini bukan hanya soal kerugian uang negara sebesar ratusan juta rupiah, melainkan soal hilangnya rasa empati terhadap warga yang sedang berduka akibat bencana namun bantuannya justru diduga disunat oleh oknum tak bertanggung jawab (01/JJN)

Baca Juga  Gibran soal Nasdem-PKB Merapat: Rangkul Semua, Nggak Ada yang Ditinggal
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Walikota Pematangsiantar Ajak Masyarakat Untuk Tetap Mematuhi Prokes dan Ikut Vaksinasi

Berita

Operasi Ketupat Kapuas, Jamin Keamanan Warga Berlebaran di Kota Pontianak

Berita

Pemerintah Kabupaten Samosir Menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Berita

Ronaldo Kirimkan Pesan Khusus untuk Madridista Seluruh Dunia Baca selengkapnya: Ronaldo Kirimkan Pesan Khusus untuk Madridista Seluruh Dunia

Berita

Konsultasi Tentang Ranperda Pertanggungjawaban, Komisi I DPRD Dairi ke DPRD Samosir

Berita

Polres Kapuas Hulu Gelar Tapka Dengan Satpam

Berita

Diduga Dalang Dan Inisiator Suap Akil Mochtar Masyarakat Desak KPK Segera Tangkap Oknum Bupati Tapanuli Tengah

Berita

Walikota Buka Kegiatan Musrenbang RKPD Kota P.Sidempuan Tahun 2023