Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal / Nasional / Reviews

Rabu, 24 Agustus 2016 - 13:49 WIB

Pelantikan Rektor Trisakti Ricuh, Polisi Temukan 200 Bambu Runcing

Viewer: 643
0 0
Terakhir Dibaca:38 Detik

Kericuhan terjadi di kampus Universitas Trisakti hari ini, Rabu (24/8). Kericuhan terjadi menjelang pelantikan rektor baru Universitas Trisakti.

Kericuhan terjadi diduga karena adanya perselisihan antara rektor baru, Edi Suandi Hamid dengan rektor sebelumnya, Thoby Mutis. Sejumlah orang yang diduga pendukung dari keduanya sudah diamankan polisi.

Baca Juga  Maling Ini Terpaksa Ditabrak Warga Setelah Bawa Kabur Uang Rp60 Juta

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komusaris Besar Awi Setiyono mengatakan pihaknya mengerahkan sekira 300 personel untuk mengamankan kampus sejak pukul 06.00 WIB. “Kami telah berupaya mendampingi mediasi antara yayasan dengan otorita,” kata Awi melalui siaran pers, Rabu (24/8).

Baca Juga  Ini Foto Feby Kurnia, Mahasiswi UGM yang Dibunuh di Toilet Kampus

Awi mengatakan dalam pengamanan, polisi menemukan sekitar 200 pucuk bambu runcing serta pentungan di sebuah mobil.

“Namun belum diketahui kepemilikan bambu runcing itu,” katanya. Polisi tetap berada di lokasi untuk mengamankan situasi bersama pihak yayasan (pjkst|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Menjadi Korban Kericuhan, Ustad Arifin Ilham Beber Asal Muasal Tindakan Anarkisme

Berita

6 Kecamatan di Lebak Terdampak Paling Parah Akibat Gempa 6,4 SR

Arsip

Hati-hati! Ini Ciri-ciri Penipuan Berkedok Investasi
Kemudikan Mobil Toyota Agya, Ibu Tiga Anak Tewas Ditabrak KA-kompasnasiaonal

Arsip

Kemudikan Mobil Toyota Agya, Ibu Tiga Anak Tewas Ditabrak KA

Nasional

Ketika Siswa SD di Jakarta Dikeluarkan dari Sekolah karena Tak Lunasi SPP

Berita

Muncul Virus Baru di China Selain COVID-19, Membunuh Hitungan Jam

Arsip

Tembakau Sumatera Masih Jadi Primadona Penggemar Cerutu di Eropa

Kriminal

Ada Luka Benda Tumpul di Tubuh Guru Ngaji Bunda Maya