Home / Berita

Rabu, 26 Januari 2022 - 22:41 WIB

KPID Kalbar Laporkan Kesiapan Digitalisasi Siaran

Viewer: 374
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Drs. H. Ria Norsan M.M., M.H., menerima kunjungan kerja dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalbar di ruang kerjanya, Selasa (25/1/2022).

Ketua KPID Provinsi Kalbar Iwan Kurniawan S.T., mengungkapkan tujuan dari kunjungan kerja ini untuk melaporkan hasil kegiatan KPID Provinsi Kalbar selama tahun 2021 serta rencana kerja KPID Provinsi Kalbar di tahun 2022.

“Kami juga berbicara kepada wagub mengenai bagaimana rencana-rencana kita (KPID) di tahun 2022, diantaranya adalah mengenai akan diselenggarakannya Analogis Odf atau digitalisasi penyiaran,” ungkapnya.

Baca Juga  19 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit Pematangsiantar Lakukan Vaksinasi Covid-19 Perdana

Dirinya juga menambahkan, bahwa kegiatan tersebut akan digelar pada bulan April mendatang dimana seluruh siaran analog akan dimatikan dan digantikan dengan siaran digital.

“Insyaallah akan dimulai pada tanggal 30 april 2022 mendatang yaitu di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Mempawah.

Dan tentunya pada tanggal itu seluruh siaran analog di tiga kota yang disebutkan akan cut off sehingga diperlukan sebuah alat STB untuk mendapatkan siaran tersebut,” tuturnya.

“Alhamdulilah 3 daerah itu sudah siap.

Nantinya cut off akan dimulai dari tanggal 30 april, 31 agustus dan terakhir 2 november 2022 mendatang,” ujarnya.

Untuk diketahui, Siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia akan digantikan oleh siaran televisi digital selambat – lambatnya pada 2 November 2022.

Baca Juga  Sat Res Narkoba Polres Melawi Berhasil Menangkap 4 Orang Pelaku dan Mengamankan Barang Bukti 9,8 Gram Sabu

Siaran televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi yang akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan teknologi yang lebih canggih bagi masyarakat Indonesia.

Dalam masa peralihan ke siaran televisi digital, masyarakat tetap dapat menyaksikan siaran televisi analog namun sangat dianjurkan untuk mulai merubah tangkapan sinyal di rumah dari siaran analog ke digital.

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

JALAN JERORA 2  SINTANG SANGAT RUSAK PARAH DAN HANCUR

Berita

Bupati Targetkan Tahun 2026 Pertumbuhan Ekonomi Tapsel Capai 5,46 Persen

Berita

Imbauan Kapolri ke Masyarakat Hadapi Lonjakan Covid-19: Tak Panik, Disiplin Prokes dan Lakukan Vaksinasi

Berita

Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Gelar Razia Rutin

Berita

Wagub Ria Norsan Lantik Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Kalbar

Berita

Kapolda Kalbar Hadiri Percepatan Vaksinasi Lanjutan Booster Massal

Berita

Peringatan Hari Guru Dengan Situasi Covid 19

Berita

Walikota Psp Hadiri Panen Raya Padi Di Desa Partihaman Hutaimbaru