Home / Berita

Rabu, 26 Januari 2022 - 22:41 WIB

KPID Kalbar Laporkan Kesiapan Digitalisasi Siaran

Viewer: 345
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Pontianak Kalbar,KOMPAS NASIONAL Com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Drs. H. Ria Norsan M.M., M.H., menerima kunjungan kerja dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalbar di ruang kerjanya, Selasa (25/1/2022).

Ketua KPID Provinsi Kalbar Iwan Kurniawan S.T., mengungkapkan tujuan dari kunjungan kerja ini untuk melaporkan hasil kegiatan KPID Provinsi Kalbar selama tahun 2021 serta rencana kerja KPID Provinsi Kalbar di tahun 2022.

“Kami juga berbicara kepada wagub mengenai bagaimana rencana-rencana kita (KPID) di tahun 2022, diantaranya adalah mengenai akan diselenggarakannya Analogis Odf atau digitalisasi penyiaran,” ungkapnya.

Baca Juga  Polres Bengkayang Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Kenaikan BBM 

Dirinya juga menambahkan, bahwa kegiatan tersebut akan digelar pada bulan April mendatang dimana seluruh siaran analog akan dimatikan dan digantikan dengan siaran digital.

“Insyaallah akan dimulai pada tanggal 30 april 2022 mendatang yaitu di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Mempawah.

Dan tentunya pada tanggal itu seluruh siaran analog di tiga kota yang disebutkan akan cut off sehingga diperlukan sebuah alat STB untuk mendapatkan siaran tersebut,” tuturnya.

“Alhamdulilah 3 daerah itu sudah siap.

Nantinya cut off akan dimulai dari tanggal 30 april, 31 agustus dan terakhir 2 november 2022 mendatang,” ujarnya.

Untuk diketahui, Siaran televisi analog yang telah mengudara selama hampir 60 tahun di Indonesia akan digantikan oleh siaran televisi digital selambat – lambatnya pada 2 November 2022.

Baca Juga  Tampang Jukir di Jambi yang Pamer Kemaluan ke Remaja Putri

Siaran televisi digital menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi yang akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih dan teknologi yang lebih canggih bagi masyarakat Indonesia.

Dalam masa peralihan ke siaran televisi digital, masyarakat tetap dapat menyaksikan siaran televisi analog namun sangat dianjurkan untuk mulai merubah tangkapan sinyal di rumah dari siaran analog ke digital.

(Hasnan Sutanto).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Babinsa Koramil 01/Sambas Semangat Bantu Warga Binaan Gali Saluran Pembuangan Air ( Parit )

Berita

Paripurna pembahasan APBD Pemkab Nias Selatan Tahun 2021 disetujui bersama ditandai dengan Pendatanganan Berita Acara antara DPRD dan Pemkab Nias Selatan

Berita

Bane Manalu : Pencipta Karya yang Mencatatkan Karyanya Di  Kemenkumham Berhak Mendapat Perlindungan Negara

Berita

KETUA LEMBAGA ADAT SAMOSIR MENGECAM KERAS ATAS TINDAKAN PENDETA GBI APPETUA SIHOMBING LUMBANTORUAN.

Berita

Kapolres Simalungun Terima Penghargaan Dari Komnas Perlindungan Anak

Berita

KPK Periksa Humas PN Jaksel Terkait Kasus Suap Hakim

Berita

Langkah Semakin PASTI, Kampanye Asner-Susanti Dihadiri Beragam Suku dan Agama

Berita

Babinsa Serawai Ingatkan Pedagang dan Pembeli di Pasar Patuhi Protokol Kesehatan