Nias Selatan – Kompasnasional.com – Komisi II DPRD Nias Selatan Sidak di Gedung RSUD Nias Selatan yang sedang dibangun di lokasi Hiliana’a Desa Hilisondrekha Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara. Rabu (9/06/2021)
Pembangunan RSUD Nias Selatan tersebut yang tertera di papan informasi proyek nilai anggaran sebesar 48.533.585.083.-
Komisi II DPRD Nias Selatan menerima lnformasi dari masyarakat bahwa ada pembangunan RSUD Nias Selatan di lokasi Hiliana’a Desa Hilisondrekha Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan
Ketua dan anggota Komisi II DPRD Nias Selatan didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Nias Selatan Sidak di RSUD Nias Selatan
Komisi II DPRD di dampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Nias Selatan melihat atau mengecek setiap ruangan, lantai bangunan serta di lanjutkan dengan untuk meninjau tembok penahan tanah (TPT) yang sudah rusak total
Usai meninjau, Komisi II DPRD bersama wakil Ketua I DPRD Nias Selatan menyampaikan hasil peninjauan secara kacamata kepada Kontraktor pembangunan RSUD Nias Selatan, yakni di antaranya :
1. Pemasangan keramik di lantai terlihat ada yang tidak rata
2. disalah satu ruangan saat pijak keramik di lantai lalu keluar air
3. Tembok Penahan Tanah (TPT) rusak total
4. Tanahnya Labil
5. Di samping gedung RSUD tergenang air dan lain-lain sebagainya
“Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nias Selatan oleh Asazatulo Giawa, menyampaikan pertanyaan kepada Kontraktor Pembangunan RSUD Nias Selatan oleh Turnip dan di dampingi Iwan sebagai Konsultan, selama pembangunan RSUD ini pernakah Kadis Kesehatan atau staf Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan memantau atau melihat Pembangunan RSUD ini atau bagaimana, tembok penahan tanah itu yang sudah rusak total itu apakah dibongkar atau bagaimana, lalu setelah di bongkar tembok penahan itu atau nanti apa lagi yang di pasang di situ,” tandasnya
Lalu Kontraktor menjawab dengan nada pemasangan keramik di lantai yang tidak rata itu kita bongkar kembali, Air yang masuk sebagian di ruangan ini, itu bukan dari tanah, melainkan akibat hujan berturun-turun selama 2 hari maka terjadi tanahlongsor dari atas sana hingga tembok penahan tanah (TPT) rusak total kejadiannya tanah longsor itu pada tanggal 2 Mei 2021. Karna tanahnya Labil maka tembok penahan tanah (TPT) yang sudah rusak itu kita bongkar kembali dan kita gali tanahnya semua, nanti kita pasang nanti broncong dan/atau Pancangan, dan ini sudah kita usulkan kepada PPK tinggal dananya apakah dibuat kontraktor atau bagaimana dan ini dalam proses, Pembangunan gedung RSUD Nias Selatan ini sudah mencapai 98 % ,dan paling lama lagi 14 hari lagi gedung ini siap semuanya,”Ucapnya Kontraktor
Ketua Komisi II DPRD Nias Selatan Asazatulo Giawa menegaskan, akan segera memanggil Kontraktor proyek pembangunan tersebut dan tim pro yang membidaninya di lembaga DPRD Kabupaten Nias Selatan. Sebab selain progres pembangunan yang tergolong lambat dan meresahkan masyarakat untuk mendapatkan fasilitas kesehatan.
felirman Baene






