Home / Internasional

Kamis, 7 Januari 2021 - 11:28 WIB

Ketua Neo Fasis AS Ditangkap dan Dilarang Masuk Washington

Viewer: 470
0 0
Terakhir Dibaca:56 Detik

Kompasnasional l Kepolisian di Washington, Amerika Serikat, menangkap Enrique Tarrio, pimpinan kelompok Proud Boys, Senin (4/1), tetapi ia telah dibebaskan dan diperintahkan oleh pengadilan untuk tidak kembali masuk ke wilayah kota tersebut, Selasa (5/1).

Proud Boys, berdiri sejak 2016, merupakan organisasi politik berpaham kanan ekstrem dan neo fasis yang hanya menerima laki-laki sebagai anggotanya. Organisasi itu sejauh ini memiliki anggota yang tersebar di AS dan Kanada.

Baca Juga  Paus Fransiskus Sampaikan Belasungkawa dan Doakan Para Korban Tsunami Palu

Kepolisian menangkap Tarrio karena ia diyakini merusak properti serta memiliki magasin. Ia dibebaskan kurang lebih satu hari setelah ditangkap, tetapi pengadilan memerintahkan Tarrio untuk tidak masuk ke Kota Washington.

Dokumen pengadilan menyebutkan saat ditangkap oleh polisi dua hari lalu Tarrio membawa dua magasin pistol yang kosong. Di bagian luar magasin, ada ukiran huruf “PB” beserta gambar dan simbol-simbol lainnya. Tarrio pertama kali ditangkap oleh kepolisian saat ia membakar poster aksi “Black Lives Matter” di sebuah gereja pada 12 Desember 2020.

Baca Juga  Kim Jong-un Ibaratkan K-Pop Seperti 'Kanker Ganas'

Kepolisian Washington juga menangkap dua demonstran yang berunjuk rasa menuntut pembatalan hasil pemilihan presiden pada 3 November 2020. Demonstran itu merupakan pendukung Presiden Donald Trump, petahana yang kalah dari rivalnya, presiden terpilih Joe Biden. (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

DPR Menekan Mike Pence untuk Mencopot Donald Trump, Pemakzulan Dilakukan Jika Wapres Tak Bertindak

Arsip

5 Bocah Jenius Kuliah di Kampus Dunia, Salah Satunya Dari Indonesia

Internasional

Erdogan Tegaskan Turki Butuh Israel

Arsip

Satu Mahasiswa Indonesia Yang Ditangkap Pemerintah Turki Dibebaskan

Internasional

Prajurit TNI Serma Rama Wahyudi Gugur Diserang Milisi Republik Kongo

Berita

Hadapi Serangan Grup Anonymous, Israel Siapkan 400 Hacker

Arsip

Ryamizard Sebut 40 Anggota Abu Sayyaf Tewas Diserbu Militer Filipina

Internasional

Malam Natal di Bethlehem Sepi Karena Pandemi Covid-19