Home / Berita / Nasional / Opini / Reviews / Teknologi

Sabtu, 7 Juli 2018 - 12:35 WIB

Dishub DKI Minta Aplikasi Ojek Online Dimatikan di Area Tertentu

Ilustrasi ojek online Go-Jek. REUTERS/Darren Whiteside

Ilustrasi ojek online Go-Jek. REUTERS/Darren Whiteside

Viewer: 608
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 3 Detik

KompasNasional.com,Jakarta -Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah meminta kepada operator mematikan aplikasi ojek online di kawasan tertentu. Permintaan ini berdasarkan temuan banyak pengemudi ojek berbasis aplikasi kerap melanggar aturan. “Jadi menyebabkan kemacetan lalu lintas“ ujar Andri kepada Tempo Sabtu 7 Juli 2018.

Jadi kalau di titik yang ada larangan lalu lintas, tutur Andri operator wajib mematikan aplikasi. Pokoknya pengemudi tidak bisa mendapatkan sinyal di titik yang ditentukan. “Sehingga tidak sembarang mengambil penumpang di lokasi itu” ucap dia.

Baca Juga  Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Menerima Kunjungan Asops Kasdam XII/Tpr Di Ujung Perbatasan.Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Menerima Kunjungan Asops Kasdam XII/Tpr Di Ujung Perbatasan.

Menurut Andri, masih banyak pengemudi ojek online yang kerap mangkal di bahu jalan. Mereka mengetem sembarangan mengakibatkan arus lalu lintas terhambat dan menyebabkan kemacetan. “Contohnya itu di jalan di sekitar stasiun kereta api yang macet akibat ojek online parkir sembarangan.”

Ia mengungkapkan bahwa bahwa ada tanggung jawab operator untuk memberikan edukasi kepada pengemudi. Aplikasi tetap bisa aktif di lokasi yang tidak ada larangan lalu lintas.

Baca Juga  Pemerintah Kurangi Kouta Pupuk Bersubsidi Petani Siantar-Simalungun Menjerit

“Pembelajaran juga bagi ojol biar tidak ngetem dan tidak menambah beban lalu lintas” tutur dia.

Solusinya kata Andri yakni pihak operator menyediakan shelter untuk ojek online mengantar dan menurunkan penumpang. Apalagi Jakarta mau mengelar Asian Games pada bulan Agustus. “Harus kami tertibkan agar tidak semrawut. Saya sudah minta untuk siapkan spot-spot ojol untuk berkumpul dan tidak menganggu lalu lintas“ ungkap dia.(Tempo/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua PSSI Sintang menyatakan penggunaan Lapangan Stadion Jadi Arena Ekspo 2022 Belum ada confirmasi.

Berita

Sambut Hari Raya Natal, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Bantu Dekorasi Gereja Di Perbatasan.*

Berita

Wali Kota Sidempuan Peringati HLUN Ke 26 Tahun 2022

Berita

Shalat Idul Adha 1441 H Di Tapsel Terapkan Protokol Kesehatan

Berita

3 (Tiga) Orang WNI Diduga (PMI) Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural Kembali Diamankan Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty

Berita

Ukur Pencapaian Kompetensi, Siswa Tata Rias Kecantikan Kelas XII SMK Negeri 1 Siantar Gelar UKK

Berita

Antisipasi Bencana Siklon Tropis Surigae, Kodim 1207 Siagakan Pasukan dan Perlengkapan*

Berita

Menyambut Hari Sumpah Pemuda, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Berikan Bantuan Bahan Bangunan Untuk Masjid