Viewer: 773
0 0

Home / Internasional

Kamis, 3 September 2020 - 16:35 WIB

Kerahkan Pasukan Penembak, Semua Orang yang Berpotensi Merongrong Kepemimpinan Kim Jong-Un Siap Dibinasakan, Adiknya Sendiri Juga Terancam Terbunuh

Viewer: 774
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Kompasnasional | Seberapa jauh sebenarnya kekejaman diktator Korea Utara, Kim Jong-un mungkin tak ada yang tahu tepatnya.

Namun, setidaknya kebrutalan Kim Jong-un tergambar melalui beberapa cerita dan kesaksian orang-orang.

Seperti yang terungkap melalui klaim seorang pembelot, yang mengungkapkan bahwa peringatan ‘kematian oleh regu tembak’ mengintai di seluruh negara, dikutip dari Ekspress.co.uk.

Korea Utara memang terkenal sebagai negara misterius, yang enggan tersentuh dunia luar.

Namun, justru hal itulah yang sering kali membuat mata dunia tak mau beralih dari ‘negara pertapa’ ini.

Korea Utara terus memikat banyak orang di seluruh dunia dengan berbagai peristiwa.

Terbaru dari Korea Utara yang menghebohkan yaitu tentang isu hilangnya adik Kim Jong-un, Kim Yo-jong, yang sebelumnya menjadi sorotan.

Baca Juga  Sekolah Kembali Dibuka, Ratusan Murid Positif Terinfeksi Corona

Spekulasi pun bermunculan, termasuk dikatakan bahwa bahwa kehidupan Kim Yo-jong, saudara perempuan penguasa, mungkin terancam setelah dia menghilang dari pandangan publik pada akhir Juli.Sebelumnya, Kim Yo-jong membuat sejumlah pernyataan agresif atas nama bangsa, termasuk mencap ‘sampah manusia’ dan ‘anjing botak’ Korea Selatan .

Serangkaian peristiwa itu ditafsirkan sebagai tanda bahwa dia adalah orang kedua di Korea Utara, yang tengah disiapkan menggantikan Kim Jong-un.

Kini, saat Kim Yo-jong diduga menghilang, hal itu dikaitkan dengan penampilannya yang ‘berlebihan’.

Sementara di masa lalu, setiap tanda pembangkangan berakhir dengan eksekusi, tanpa terkecuali termasuk keluarga Kim Jong-un sendiri.

Baca Juga  Nikahi Pria Pilihan, Dua Wanita Di Pakistan Dibunuh Kakak Sendiri

Setidaknya 10 pejabat diyakini telah dibersihkan atas perintah Kim Jong-un, termasuk pamannya Jang Song-thaek, dikutip dari Ekspress.co.uk.

Jenis kebrutalan ini jauh dari ‘tidak biasa’ di Korea Utara dan di masa lalu telah dimanfaatkan oleh publik untuk serangkaian pelanggaran.

Pembelot Jang Jin-sung merinci beberapa tindakan biadab yang dilakukan terhadap warga dalam memoarnya tahun 2014 ‘Dear Leader’, terutama eksekusi seorang pria yang mati kelaparan.

Jang Jin-sung bekerja untuk departemen propaganda pemerintah, di mana dia menulis puisi untuk mendukung rezim dan penguasa Kim Jong-il, sampai dia melarikan diri pada tahun 2004 karena dia mengkhawatirkan nyawanya.(IO/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Pegawai Apple Store Dilaporkan Mencuri Foto Pelanggan Perempuan-kompasnasional

Arsip

Pegawai Apple Store Dilaporkan Mencuri Foto Pelanggan Perempuan

Arsip

Miris, Buruh di Pabrik Milik Orang Korea Dapat THR Cuma Rp 8 Ribu

Arsip

Bersama Empat Negara Ini, Indonesia Masuk Daftar ‘Pembuang’ Sampah Laut Terbesar

Berita

Jelang Olimpiade Musim Panas 2020, Jepang Sediakan Masjid Keliling Untuk Pengunjung Muslim

Arsip

Saat Donald Trump Buat Nilai Tukar Meksiko Terjun Bebas

Arsip

Pria Kristen di Israel Bangunkan Kaum Muslim Untuk Sahur

Arsip

Lebih dari 50 Orang Tewas Tersambar Petir di India

Internasional

Tidak Merokok & Suka “Junk Food”, Bagaimana Prediksi Tes Medis Trump?