Home / Internasional

Rabu, 10 Februari 2021 - 14:06 WIB

Tiongkok Sudah Main Tembak, Kapal Perang Filipina Terpaksa Bergerak

Viewer: 453
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Kompasnasional l Keengganan Tiongkok menghormati kedaulatan negara-negara Asia Tenggara di Laut China Selatan (LCS) memaksa Filipina merespons dengan pendekatan militer. Anggota ASEAN itu berencana menempatkan lebih banyak kapal perang di LCS demi melindungi nelan-nelayannya.

Kami akan meningkatkan kehadiran kami melalui pengerahan lebih banyak aset angkatan laut, tetapi saya hanya ingin menjelaskan bahwa kehadiran angkatan laut kami tidak (untuk) berperang melawan China tetapi untuk mengamankan rakyat kami sendiri,” kata kepala militer Filipina Letnan Jenderal Cirilito Sobejana dalam jumpa pers, Selasa (9/2).

Tiongkok mengklaim sekitar 90 persen wilayah LCS sebagai miliknya dan menyebarkan penjaga pantainya di sepanjang jalur perairan strategis itu. Kapal-kapal itu sering kali berlayar beriringan dengan armada besar kapal penangkap ikan. Selain menyedot sumber daya LCS dalam jumlah besar, armada Tiongkok itu juga kerap melecehkan kapal nelayan negara-negara ASEAN yang berlayar tanpa pengawalan.

Baca Juga  Arab penjarakan 8 orang untuk kasus Khashoggi, penyidik PBB: Saudi mengejek keadilan

Pernyataan Tiongkok bahwa penjaga pantai mereka dapat menembaki orang-orang yang masuk ke wilayah mereka sangat mengkhawatirkan,” kata Sobejana.

“Itu pernyataan yang sangat tidak bertanggung jawab karena orang-orang kami tidak pergi ke daerah yang disengketakan untuk berperang tetapi untuk mencari nafkah,” ujar Sobejana, menegaskan.

Baca Juga  Relawan DJM, Masyarakat Papua Harus Menolak Partai Yang Bersebrangan dengan Progam Jokowi

Kedutaan Besar Tiongok di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan jenderal tersebut.

Filipina, bagaimanapun, memiliki kemampuan angkatan laut yang sangat terbatas dibandingkan dengan armada angkatan laut dan penjaga pantai China.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken bulan lalu menekankan pentingnya pakta pertahanan dengan Manila dan penerapannya yang jelas, jika Filipina diserang. AS telah mengadakan patroli rutin di wilayah sengketa LCS untuk menggarisbawahi kehadirannya di wilayah tersebut, termasuk pada Selasa, ketika dua kelompok kapal induk AS melakukan latihan bersama. (JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Rekor Baru Bantuan Militer AS Untuk Israel Capai Rp 503 Triliun

Internasional

Menhan Biden Bakal Tenggelamkan China di Laut China Selatan?
Dituduh Berzina, Wanita Ini di Lempari Batu Hingga Tewas oleh ISIS-kompasnaional

Arsip

Dituduh Berzina, Wanita Ini di Lempari Batu Hingga Tewas oleh ISIS

Arsip

PBB Kembali Desak Indonesia Hapus Praktik Hukuman Mati
Foto ilustrasi bendera Korea Utara

Berita

Balas Latihan AS-Korsel, Korut Simulasi Serangan ke Pangkalan Udara!

Berita

Presiden Palestina Bertemu Raja Yordania Bahas Kondisi Yerusalem

Internasional

Pria di Prancis Ledakkan Sebagian Rumahnya Saat Berusaha Bunuh Lalat

Berita

Muncul Virus Baru di China Selain COVID-19, Membunuh Hitungan Jam