Home / Internasional

Rabu, 10 Februari 2021 - 14:06 WIB

Tiongkok Sudah Main Tembak, Kapal Perang Filipina Terpaksa Bergerak

Viewer: 436
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Kompasnasional l Keengganan Tiongkok menghormati kedaulatan negara-negara Asia Tenggara di Laut China Selatan (LCS) memaksa Filipina merespons dengan pendekatan militer. Anggota ASEAN itu berencana menempatkan lebih banyak kapal perang di LCS demi melindungi nelan-nelayannya.

Kami akan meningkatkan kehadiran kami melalui pengerahan lebih banyak aset angkatan laut, tetapi saya hanya ingin menjelaskan bahwa kehadiran angkatan laut kami tidak (untuk) berperang melawan China tetapi untuk mengamankan rakyat kami sendiri,” kata kepala militer Filipina Letnan Jenderal Cirilito Sobejana dalam jumpa pers, Selasa (9/2).

Tiongkok mengklaim sekitar 90 persen wilayah LCS sebagai miliknya dan menyebarkan penjaga pantainya di sepanjang jalur perairan strategis itu. Kapal-kapal itu sering kali berlayar beriringan dengan armada besar kapal penangkap ikan. Selain menyedot sumber daya LCS dalam jumlah besar, armada Tiongkok itu juga kerap melecehkan kapal nelayan negara-negara ASEAN yang berlayar tanpa pengawalan.

Baca Juga  Pemulangan Ratusan Ribu Pengungsi Rohingya Dipastikan Tertunda

Pernyataan Tiongkok bahwa penjaga pantai mereka dapat menembaki orang-orang yang masuk ke wilayah mereka sangat mengkhawatirkan,” kata Sobejana.

“Itu pernyataan yang sangat tidak bertanggung jawab karena orang-orang kami tidak pergi ke daerah yang disengketakan untuk berperang tetapi untuk mencari nafkah,” ujar Sobejana, menegaskan.

Baca Juga  UU Aborsi di Polandia Picu Protes Masyarakat, Unjuk Rasa Sudah Sepekan

Kedutaan Besar Tiongok di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan jenderal tersebut.

Filipina, bagaimanapun, memiliki kemampuan angkatan laut yang sangat terbatas dibandingkan dengan armada angkatan laut dan penjaga pantai China.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken bulan lalu menekankan pentingnya pakta pertahanan dengan Manila dan penerapannya yang jelas, jika Filipina diserang. AS telah mengadakan patroli rutin di wilayah sengketa LCS untuk menggarisbawahi kehadirannya di wilayah tersebut, termasuk pada Selasa, ketika dua kelompok kapal induk AS melakukan latihan bersama. (JPNN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Foto Bugil Istri Donald Trump Bersama Wanita Lain Beredar Di Media

Internasional

Situasi Myanmar Memanas, 10 Tewas

Berita

Menlu : Akan ada Kejutan saat Upacara Penyambutan Presiden Jokowi Di Korsel

Berita

Mantan Pemain Liverpool Berencana Mencalonkan Diri Jadi Presiden Senegal

Internasional

Olimpiade Tokyo 2021 Diprediksi Ciptakan Varian Baru COVID-19

Arsip

Penyebab Kematian Leluhur Manusia Terpenting “Lucy” Terungkap!

Internasional

Tolak Penumpang Buta, Uber Dituntut Bayar Rp 15,95 Miliar

Arsip

Rekor Baru Bantuan Militer AS Untuk Israel Capai Rp 503 Triliun