Kompas Nasional l SIMALUNGUN-Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Sumatera Utara di Pematangsiantar – Simalungun, James Andohar Siahaan beserta kepala sekolah dan tim kerja guru dari SMA Plus Raya serta beberapa tokoh atau pemerhati dibidang pendidikan, menggelar rapat terkait kepemimpinan yayasan.
“Pembentukan kepengurusan Yayasan SMA Plus Raya yang baru akan terealisasi. Hal ini hasil kesepakatan rapat dari beberapa pihak pada beberapa hari yang lalu. Dilakukan secara virtual, demi kemajuan sekolah tersebut kedepannya,”ucap James ketika wawancara langsung Minggu, (19/9/2021).
“Disamping itu, juga disepakati akan mengubah nama yayasan tersebut. Ada dua nama yang mengerucut yakni Yayasan Habonaron Do Bona Nusantara dan Habonaron Do Bona Mandiri,” tuturnya.
James menjelaskan, pemberian nama itu dimaksudkan memberi kesan SMA Plus yang bernuansa cultural tetapi berjiwa nasionalis. Hal ini disarankan oleh para tokoh yang mengikuti rapat pembentukan kepengurusan Yayasan SMA Plus Raya.
Lebih lanjut, kata dia, pada rapat itu juga sudah disepakati sebagai kandidat ketua Yayasan SMA Plus Raya mendatang adalah Edmond Purba, sekretaris dijabat Dr. Robert Purba, dan wakil sekretaris Dr. Marto Silalahi. Sementara untuk menjabat sebagai bendahara masih akan dilakukan pada rapat selanjutnya minggu depan.
“Tim kerja akan mengajukan nama-nama beserta kedua nama yayasan baru tadi untuk diajukan ke Notaris untuk di inkrah kan atau keputusan hukum yang sudah berkekuatan tetap. Dan kepengurusan baru ini dapat segera terealisasi bulan September 2021,”terangnya.
Menurutnya, pengajuan ke Notaris hukum, untuk menghindari adanya kesamaan dengan nama yayasan lain yang sudah terdaftar dan menghindari gugatan dari pihak ketiga. Pasalnya, tidak boleh serupa dengan singkatan yayasan lain yang telah terdaftar.
James berharap pada kepengurusan Yayasan SMA Plus Raya yang baru tersebut bisa sebagai mediator yang baik pada mitra yang ingin membangun sekolah tersebut menjadi lebih baik lagi. Serta mampu bersaing dengan sekolah berasrama “Plus” lainnya yang memiliki kwalitas lebih baik lagi.
“Target kami dalam dua tahun kedepan, yayasan SMA Plus Raya ini sejajar dengan SMA Plus lainnya. Saat ini segala sesuatu baik itu segi sarana dan prasarana sedang disiapkan secara total. Bahkan, tim pengajar juga dilatih secara khusus. Kami akan buat semaksimal mungkin untuk berkompetisi melalui kwalitasnya,”ujarnya.
Selanjutnya, kata James, yayasan SMA Plus Raya tersebut tidak lagi menjadi polemik akibat dari kekosongan bangku kepengurusan selama ini. Ia pun meminta pada seluruh tokoh – tokoh Simalungun, baik itu didaerah maupun diluar Simalungun agar bisa memberi sumbang saran dan masukan untuk percepatan dan pengembangan SMA Plus tersebut.
Terpisah, kandidat ketua Yayasan SMA Plus Raya mendatang yaitu Edmond Purba menyatakan sangat mendukung peningkatan kualitas pada SMA Plus Raya tersebut. Jika dikelola secara profesional dan nasionalis, serta semangat kebersamaan dari seluruhnya di SMA Plus Raya. Nantinya, sekolah ini bisa berkompetisi dengan smu plus lainnya, yang sudah memiliki nama di tanah air ini.
“Bagi saya pribadi siap menerima tugas, dan bangga mendapatkan kepercayaan itu. Mudah – mudahan kedepannya, SMA Plus Raya dapat menghasilkan sumber daya insani yang profesional dan beradab serta berkeindonesiaan, berwawasan teknologi infromasi, yang mampu bersaing baik secara nasional maupun global,” tukas pria yang saat ini bekerja di Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Toni Tambunan.




