Home / Berita

Selasa, 18 April 2023 - 11:04 WIB

TNI Bantah Panglima Yudo Ikut Menumpang Pesawat yang Tergelincir di Mimika

Viewer: 279
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 41 Detik
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Julius Widjojono saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

JAKARTA, jejaknasional.com – TNI membantah kabar yang menyatakan Panglima Laksamana Yudo Margono berada dalam pesawat Boeing 737-200 milik TNI Angkatan Udara yang tergelincir saat mendarat di Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/4/2023). “Panglima ke Timika gunakan pesawat Falcon, berita tentang pesawat Boeing yang tergelincir di mana Panglima di dalamnya adalah hoaks,” kata Kapuspen TNI Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono dalam keterangan kepada awak media, Senin (17/4/2023). Julius juga meminta masyarakat tidak terpancing dengan pemberitaan simpang siur yang disebarkan oleh kelompok separatis. Dia mengatakan Yudo akan menggelar konferensi pers pada Selasa (18/4/2023) di Surabaya.

“Informasi berkaitan dengan Papua yang diedarkan oleh KST (kelompok separatis teroris) sangat tidak benar, mohon rekan-rekan tidak terpancing isu-isu tersebut, besok siang 13.00 WIB Panglima akan konferensi pers di Bandara Juanda, Surabaya,” lanjut Julius. Yudo bertolak ke Timika buat melakukan evaluasi operasi pencarian dan penyelamatan pilot maskapai Susi Air yang disandera kelompok separatis, Philip Mark Mehrtens. Philip yang merupakan warga Selandia Baru sudah lebih dari 2 bulan menjadi sandera kelompok separatis. Pesawat Boeing 737-200 yang dioperasikan TNI AU tergelincir saat hendak mendarat di Bandara Mozees Kilangin Timika, Papua Tengah sekitar pukul 19.00 WIT, Senin (17/4/2023).

Baca Juga  Muscab IKA SKMA Tabagsel Ke-ll Tahun 2020 Berjalan Lancar

Menurut laporan, pesawat tergelincir hingga ke ujung landas pacu 12. TNI memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Julius mengatakan, tidak ada kerusakan yang signifikan usai pesawat tergelincir. “Benar (tergelincir), tetapi tidak ada korban. Informasinya kerusakan bisa diatasi,” kata Julius. Di sisi lain, Yudo bertandang ke Mimika setelah terjadi kontak tembak antara pasukan TNI yang hendak membebaskan Philip dengan kelompok separatis.

Baca Juga  Tiga Titik Pembangunan Barau di Putussibau Selatan.

Menurut informasi sebelumnya, Pratu Miftahul Arifin yang merupakan anggota Satgas Yonif Raider 321/Galuh Taruna gugur dalam kontak tembak dengan kelompok separatis di wilayah Mugi-Mam, Nduga, pada Sabtu (15/4/2023). Keberadaan puluhan prajurit lain yang terlibat dalam operasi penyelamatan itu sampai saat ini masih belum diketahui.

(DM/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hasil PPDB Jenjang SMA Resmi Diumumkan, Berikut Data Jumlah Kouta PPDB 2021 Online SMA Cabdis Siantar-Simalungun

Berita

Soal Sekda, Bupati Usman Sidik Bakal Bentuk Tim Usut Kasus Dibalik Penyobekan SK

Berita

Peringati HUT ke-76 Corps Polisi Militer TNI AD, Korps Baret Biru Kodam XII/Tpr Gelar Ziarah

Berita

Rapat Tertutup Pemerintah Provinsi Lampung di Pimpin Langsung oleh Lenis Kogoya Staff Khusus Kepresidenan

Berita

Bawa Prajurit TNI ‘Geruduk’ Polrestabes Medan Bikin Mayor Dedi Ditahan

Berita

Sebelum Wafat, Marsal Sempat Menangis di Dekapan Sang Istri

Berita

Bupati Tapsel dan Forkopimda Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVI Tahun 2022

Berita

Polsek Pontianak Timur Melakukan Pengamanan Kegiatan Pembagian BST