Viewer: 854
0 0

Home / Opini

Selasa, 28 Juli 2020 - 15:01 WIB

Kasus Yodi Prabowo, Neta IPW Terheran-heran: 37 Tahun Belajar Kriminologi Baru Kali Ini Bunuh Diri 4 Tusukan

Viewer: 855
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 8 Detik

Kompasnasional | Kesimpulan polisi yang menyebut editor Metro TV Yodi Prabowo bunuh diri adalah kesimpulan yang terburu-buru.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, dihubungi PojokSatu.id, Selasa (28/7/2020).

“Terlalu terburu buru menyimpulkan,” ujarnya.

Ulasan Neta itu didasari pada fakta adanya empat tusukan senjata tajam di tubuh Yodi.

Sebab, dirinya tak sekalipun pernah mendengar ada kasus bunuh diri dengan menusukkan senjata tajam pada tubuh sendiri lebih dari satu kali.

“Saya tidak pernah mendengar atau menemukan kasus tentang adanya orang yang bunuh diri dengan empat tusukan di tubuhnya,” bebernya.

Baca Juga  Kasus Penipuan, Anak Angkat Marzuki Alie Bakal Diperiksa Polisi

Menurut Neta, orang melakukan aksi bunuh diri selalu mengambil langkah cepat untuk menghabisi nyawanya.

Seperti memilih dengan cara melompat dari gedung tinggi atau mengikat lehernya untuk gantung diri.

Bahkan, sejak puluhan tahun dirinya belajar dan menggeluti dunia krimonologi, tak sekalipun mendapati kasus bunuh diri seperti kesimpulan polisi dalam kasus Yodi Prabowo.

“Selama belajar kriminologi dan mencermati dinamika kejahatan maupun dinamika kinerja kepolisian, sejak tahun 1983 atau selama 37 tahun, belum pernah saya temukan kasus bunuh diri seperti ini,” bebernya.

Baca Juga  Komnas HAM Minta Rizieq Ditindak dan Dihukum Secara Adil

Di sisi lain, publik diyakininya memiliki penilaian yang serupa.

“Wajar saja jika publik tidak percaya dan menganggap polisi terlalu cepat menyimpulkan,” kata dia.

Karena itu, kata Neta, wajar jika masyarakat meragukan kerja kepolisian dalam menangani kasus Yogi.

Apalagi, kata dia, kualitas tusukan pada luka Yogi, sangat berbeda dengan tusukan lainnya.(PS/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Opini

Debat Adian Vs Erick Baiknya Disiarkan Langsung
Papan Reklame Liar Bakal Ditumbangkan-KompasNasional

Arsip

Papan Reklame Liar Bakal Ditumbangkan

Opini

Denny Siregar Nggak Mungkin Dipenjara, Kecuali Kondisinya Sudah sampai Begini di Mata Penguasa

Opini

Abu Janda Sudah Bertemu Natalius Pigai, Begini Sikap Tegas DPP KNPI

Opini

Muhammadiyah: Kitab Kuning Tak Jamin Polri Paham soal Islam

Opini

Irmanputra Sidin: Pemda DKI Tak Berhak Somasi Ike Muti, Jokowi Harus Tegur Anies

Arsip

Kasus Penipuan, Anak Angkat Marzuki Alie Bakal Diperiksa Polisi

Opini

Pemikiran Soekarno tentang pendidikan nasional dianggap jauh melampaui zaman