Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Jumat, 29 Juli 2016 - 09:48 WIB

Kapal Tenggelam, Calon Pengantin Pulang Jadi Mayat

Viewer: 697
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 14 Detik

Medan – Kompasnasional.com

Trisah boru Manulang (23) sudah lima tahun bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Saat ingin kembali ke Indonesia, perempuan asal Sei Mati Medan Labuhan ini sudah jadi mayat.

Trisah boru Manulang adalah salah satu korban tewas dalam musibah kapal TKI yang tenggelam di Pantai Batu Layar, Johor, Malaysia, Minggu (24/7) pagi lalu. Padahal rencana pulang ke kampung halaman ini, untuk persiapan menikah dengan pria Malaysia.

Jenazah Trisah boru Manulang yang sudah dikemas peti tertutup rapat, tiba Rabu (27/7), langsung dibopong dibawa ke rumah yang berada di Jalan Jermal Medan. Setibanya di rumah duka, ibu korban, Maria boru Pardede langsung menjerit histeris di atas peti mati anaknya.

“Inang… bagak nai poti mon, inang,” tangis ibu anak tiga ini dilihat sejumlah tetangga.

Suasana duka dengan penuh tangis menyelimuti rumah semi permanen itu.

“Anak saya itu rencananya pulang kemari mau mengurus paspornya yang sudah mati lima tahun masanya, karena dia mau menikah dengan laki-laki warga Malaysia,” ungkap Maria dengan mata berkaca-kaca.

Rencana pernikahan itu sudak diungkapkan Trisah dan calonnya melalui via telepon. Lantas, Trisah berniat pulang untuk mengurus segala administrasi di Medan. Setelah itu kembali lagi ke Malaysia untuk menikah.

“Kemarin pacarnya itu ada nelpon minta doa restu, saya bilang kalau memang dia jodohnya, saya hanya berharap untuk bagus-bagus disana. Makanya anak saya ini pulang, rupanya musibah ini yang saya alami,” ungkap Maria dengan nada sedih.

KELUARGA DAPAT KABAR DARI FACEBOOK

Kepulangan Trisah ke Indonesia memang sangat mendadak. Kabar pulangnya anak kedua dari tiga bersaudara itu diketahui dari pacarnya.

“Memang sebelumnya anak saya bilang mau pulang, tapi sabtu pagi kemarin cowoknya nelpon bilang si Trisah sudah berangkat naik kapal,” cerita Maria.

Tak disangka, malamnya, mereka mendengar kabar kapal yang ditumpangi Trisah boru Manulang tenggelam.

“Malam itu, cowoknya bilang, kapal yang dinaiki si Trisah meninggal, besoknya hari minggu kami dengar anak kami itu meninggal melalui facebook temannya,” kata ibu anak tiga ini.

Dihadapan para pelayat, Maria mengaku, sejak Trisah bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Malaysia selama lima tahun tidak pernah pulang ke Indonesia.

“Sekarang pulang sudah meninggal,” ungkapnya.

Tapi, kata Maria, anaknya itu sering memberikan kabar melalui telepon dan sering mengirim uang untuk keluarga di Indonesi.

“Kami hanya komunikasi melalui Hp, tapi, sejak setahun ini saja anak kami itu rajin mengirim uang. Anak ku ini termasuk tulang punggung keluarga, karena dia lah yang bisa bantu untuk keluarga,” kenang Menanti kedatangan jenazah anaknya.

Ditanya soal adanya petanda buruk sebelum kabar musibah itu, Maria mengaku tidak ada tanda – tanda aneh yang mereka rasakan. Hanya saja, sebelumnya, Trisah pernah mengungkapkan ungkapan aneh.

ompas“Kemarin dia sempat bilang, kaya mana cara mati. Saya heran, kenapa bicara begitu,” ungkap Maria.(kn-ms-sp)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  Ini Spesifikasi Smartphone Wiko Ridge 4G Fever

Share :

Baca Juga

Arsip

Bus Wisata Terguling Di Tol Cipularang, 6 Orang Luka Parah

Arsip

Justin Beiber ‘Bunuh’ Akun Instagram, Ada Apa?
Ket//Foto : (Tengah) Wakil Ketua LBH Darma Berkah Keadilan dan juga Ketua Umum LSM Perkasa Mihon Manalu, SH., M.Pd

Kriminal

LBH Darma Berkah Keadilan : Siap Melaporkan Orator Mahasiswa Papua Yang Ancam Bunuh Lenis Kogoya

Arsip

Optimisme dan impian Giring Nidji bawa perubahan lewat politik

Asahan

6 Kg Sabu dan 30 Ribu Butir Ekstasi Diamankan Polres Asahan, Pelaku Berhasil Kabur
KPK Periksa Kepala BPKAD DKI terkait Reklamasi-KompasNasional

Arsip

KPK Periksa Kepala BPKAD DKI terkait Reklamasi

Arsip

Ini Spesifikasi Smartphone Wiko Ridge 4G Fever
21 Ton Bawang Merah Ilegal Dimusnahkan -KompasNasional

Arsip

21 Ton Bawang Merah Ilegal Dimusnahkan