Home / Berita

Senin, 2 Oktober 2023 - 12:41 WIB

Jokowi Resmikan Kereta Cepat Whoosh, Tercepat se-Asia Tenggara

Viewer: 583
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 50 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) WHOOSH pada hari ini, Senin (2/10/2023) di Stasiun Halim, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan di Stasiun Halim sejak pukul 07.00 WIB sudah terdapat empat KCJB berwarna silver merah yang telah bersiaga. Keempat KCJB itu terparkir di peron 1, 2, 5 dan 6. Namun, peresmian baru dilakukan pukul 09.00 WIB.

“Dengan mengucapkan bismilahirrahmanirrahim Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh dioperasikan,” kata Jokowi. Setelah itu Jokowi pun menandatangani prasasti sebagai simbol diresmikannya KCJB.

Jokowi mengatakan WHOOSH adalah salah satu bentuk kemajuan modernisme transportasi di Indonesia. Dia bahkan mengklaim WHOOSH kereta tercepat se-Asia Tenggara.

“Kereta Jakarta Bandung ini merupakan kereta pertama tercepat di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan 360 km per jam,” ujarnya.

Baca Juga  Lima Korban Tewas Tenggelam Warga Serdang Bedagai Yang Sedang Berwisata

Nama WHOOSH diambil dari suara kereta yang berjalan secara cepat. Selain itu WHOOSH juga merupakan singkatan dari Waktu Hemat Operasi Optimal Sistem Hebat.

Dalam peresmian ini, hadir Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan), Menteri Perhubungan, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi.

Kemudian, Ketua Wantimpres Wiranto, Anggota Wantimpres Agung Laksono, Anggota Wantimpres Putri Kus Wisnu Wardani, Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto dan Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad, Jazilul Fawaid, Arsul Sani.

Setelah meresmikan KCJB, Jokowi dan jajaran kementerian pun memasuki salah satu WHOOSH. Jokowi langsung mencoba kereta cepat itu sampai ke Padalarang, Bandung.

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang berlangsung sejak 2016 ini, awalnya ditargetkan bisa selesai dan dioperasikan pada 2019. Namun, rencana ini mundur dan diperkirakan baru rampung pada tahun ini.

Baca Juga  Antisipasi Meluasnya Covid-19, PTM SMA Negeri 1 Pematangsiantar Dialihkan ke PJJ

Mundurnya operasi kereta cepat ini disebabkan pemerintah pada 2020 menghentikan seluruh pembangunan proyek dan fokus pada penanganan covid-19.

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung baru kembali dilaksanakan pada pertengahan 2021 setelah kasus pandemi mulai mereda di tanah air.

Kontroversi juga muncul terkait pembengkakan biaya proyek yang cukup besar. Sebelumnya, berdasarkan perhitungan dan review BPKP pada 9 Maret 2022, pembengkakan biaya pembangunan proyek hanya sebesar US$1,17 miliar atau Rp17,64 triliun.

Namun, dalam kajian BPKP terbaru yang dikeluarkan 15 September 2022, pembengkakan biaya itu naik US$273,03 juta menjadi US$1,449 miliar atau Rp21,74 triliun (asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS).

(YA/Dtk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Ada Penggelapan Dana, Aktivis Buruh Belawan akan Laporkan Mantan Pengurus TKBM ke Poldasu
Foto Menkes Budi Gunadi sadikin

Berita

Menkes Sebut Kasus Covid-19 Subvarian XBB Terbanyak di Bali

Berita

MK: Tak Ada Aturan Amicus Curiae Dibacakan Saat Putusan Sengketa Pilpres

Berita

Tunaikan Kewajiban, Danramil Manis Mata Sampaikan Ini Dalam Dakwahnya.

Berita

Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas Rl-Malaysia Yonif 645/Gty Peduli dan Bantu Proses Pemakaman Warga di Perbatasan

Berita

Mantan Ephorus HKBP Pdt.Dr. SAE Nababan Meninggal Dunia

Arsip

Uber Ungkap Cara Hindari Argo Rp18 Ribu Jadi Rp595 Ribu

Berita

KPU Pematangsiantar Tetapkan Asner – Susanti Sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota