Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Kriminal / Reviews

Sabtu, 3 Desember 2016 - 13:03 WIB

Lebih Dari 2 Dekade Dieksekusi, Pria China Dinyatakan Tidak Bersalah

Viewer: 498
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 10 Detik

Lebih dari 20 tahun lalu, pemuda asal China dieksekusi atas tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan. Namun, kemarin Mahkamah Agung China menyatakan terdakwa Nie Shubin tidak bersalah.

Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000

“Dalam kasus ini, Mahkamah Agung mengubah tuduhan awal pada Nie Shubin dari terdakwa menjadi tidak bersalah,” dikutip dari laporan kantor berita China, Xinhua, seperti dilansir CNN, Jumat (2/12).

Kejanggalan dalam proses peradilan Nie Shubin mulai terkuak saat seorang pria Wang Shujin, mengaku bersalah atas kasus yang dituduhkan pada Nie. Orangtua Shubin juga mengatakan proses peradilan anaknya sangat tidak adil.

Baca Juga  Bocah 15 Tahun Jadi Mahasiswi Baru Termuda di UGM

Nie diinterogasi di ruangan tertutup dan dipukuli serta dipaksa untuk mengaku bersalah. Setelah tujuh bulan ditahan, Nie dieksekusi tanpa pemberitahuan terlebih dulu pada pihak keluarga.

Setelah melakukan penyelidikan ulang, pengadilan China menyimpulkan proses peradilan Nie kurang bukti. Ada keraguan serius pada waktu kematian, senjata yang digunakan untuk membunuh dan alasan kematian korban.

“Karena buktinya tidak akurat dan tak menutup kemungkinan tersangka lain, kami merekomendasikan Mahkamah Agung untuk memproses ulang kasus ini,” ujar Pengadilan China pertengahan tahun ini.

Baca Juga  Jelang Olimpiade Musim Panas 2020, Jepang Sediakan Masjid Keliling Untuk Pengunjung Muslim

Banyak pihak menganggap kasus yang menimpa Nie merupakan salah satu contoh semakin banyaknya penyiksaan polisi serta buruknya proses peradilan dan peninjauan hukuman mati.

Pada 2013, pengadilan tinggi China melarang penggunaan penyiksaan dalam proses pemeriksaan karena dianggap dapat dijadikan senjata untuk mempercepat penyelesaian kasus. Meski demikian, hal ini tidak berpengaruh karena Negeri Tirai Bambu dikenal sebagai negara yang banyak menerapkan hukuman mati (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Blak-blakan Adhyaksa Dault Soal Eks Menteri Dituduh Anti-Pancasila

Arsip

Ahok Pasrah Jika Divonis 5 Tahun, “Ini Kan Politik Saja, yang Penting Nggak Gubernur”

Arsip

Pernikahannya Jadi Kontroversi, Muhammad Alvin Berikan Penjelasan

Internasional

Dicurigai Ada 50 Laboratorium Rahasia di China yang Produksi Senjata Biologis

Arsip

WNI Tewas di Sydney, Dibunuh Bekas Jaringan Bali Nine
Ayahanda Rina Gunawan Berpulang Saat Shalat Ashar-KompasNasional

Arsip

Ayahanda Rina Gunawan Berpulang Saat Shalat Ashar
Tiga Tersangka Bank Sumut Diperiksa Hari Ini-kompasnasional

Arsip

Tiga Tersangka Bank Sumut Diperiksa Hari Ini

Berita

Polisi Tetapkan Nahkoda Kapal Jadi Tersangka dalam Kasus Tumpahan Minyak di Kalimantan