Home / Berita

Kamis, 6 Oktober 2022 - 09:23 WIB

Jajaran Polres Kayong Utara Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Di Stadion Kanjuruhan Malang

Viewer: 234
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Kayong Utara Kalbar KOMPAS NASIONAL.COM-Jajaran Kepolisian Resor ( Polres ) Kayong Utara Polda Kalimantan Barat menggelar doa bersama untuk para korban tragedi di Stadion Sepak Bola Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Sesi doa bersama untuk para korban meninggal dunia dan korban luka luka dalam tragedi tersebut , kegiatan doa bersama dipimpin oleh 5 pemuka agama yaitu Ust Ashari, SHi ( Islam ), Bpk Elissa S. Ph ( Protestan), Romo Frater Bastian dasri , OSA ( Khatolik ), Mito Sarono S. ag ( Budha ) dan Bpk Komang Surapada ( Hindu ) yang didampingi Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat, S.H, S.Ik, Rabu 05 Oktober 2022, Pukul 16.00 Wib.

Kegiatan doa bersama yang digelar di Tugu sail Karimata dikawasan wisata Pantai pulau datok Sukadana tersebut juga dihadiri Forkupimda, Ketua KONI Kayong Utara Daud Yordan serta komunitas pemain sepak bola Kayong Utara , Bhayangkari , serta anggota Polres Kayong Utara .

Baca Juga  Polres Samosir Terus Tingkatkan Pengamanan Pasca Operasi Ketupat Toba 2024

Kapolres Kayong Utara dalam kesempatannya menyebutkan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan wujud empati atas tragedi kemanusiaan yang menimpa para suporter dan petugas yang meninggal dunia dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi pada hari sabtu 01 oktober kemarin.

“ Barusan kita lakukan doa lintas agama bersama bukan hanya di Polres namun juga secara serentak di Polsek jajaran sebagai bentuk rasa empati kepada suporter Aremania yang menjadi korban, termasuk dua anggota Polri yang melakukan pengamanan.

Baca Juga  Kapolsek Pontianak Kota Berikan Bingkisan Sembako Kepada Warga Mengikuti Vaksin

Semoga arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya ” ungkap AKBP Arief.

Kapolres berharap, keluarga korban yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan tragedi memilukan seperti ini tidak terjadi lagi. Adapun peristiwa kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terjadi seusai laga derbi antara Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).

Tragedi yang terjadi ini menyebabkan seratusan suporter Aremania tewas. Selain itu, dua anggota Polri yang melakukan pengamanan juga tewas dalam kejadian itu, “ Semoga Kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang “ tutupnya.

Hasnan Sutanto*

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

KPK Sita Rumah Rp 1,5 M Rohidin Mersyah, Diduga Dibeli Pakai Uang Pemerasan

Arsip

PKS PT Mas Serba Jadi Disinyalir Tanpa Izin

Berita

Batal Gugat ke MK, RK Sebut Hasil Musyawarah Panjang dan Masukan Pimpinan

Berita

Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Semangati Peserta Vaksinasi di Palangka Raya*

Berita

Satpol PP Provinsi Kalbar Himbau Masyarakat Patuhi Prokes Covid-19

Berita

Bukannya Ingin Mendahului Takdir, Mbah Mijan Beri Peringatan Keras untuk Masyarakat Agar Tidak Mengunjungi Tempat Ini Meski New Normal Sudah Diterapkan: ‘Waspada Itu Perlu’

Berita

Bupati Tapsel Lepas Ribuan Benih Ikan di Lubuk Larangan Batang Tura

Berita

1,9 Tahun Tumiur Gultom Menjabat Plt Kadis Pertanian Pemkab Samosir Tak juga diangkat  Definitif, Mengapa ?