Home / Berita

Kamis, 6 Oktober 2022 - 09:23 WIB

Jajaran Polres Kayong Utara Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Di Stadion Kanjuruhan Malang

Viewer: 220
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 32 Detik

Kayong Utara Kalbar KOMPAS NASIONAL.COM-Jajaran Kepolisian Resor ( Polres ) Kayong Utara Polda Kalimantan Barat menggelar doa bersama untuk para korban tragedi di Stadion Sepak Bola Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Sesi doa bersama untuk para korban meninggal dunia dan korban luka luka dalam tragedi tersebut , kegiatan doa bersama dipimpin oleh 5 pemuka agama yaitu Ust Ashari, SHi ( Islam ), Bpk Elissa S. Ph ( Protestan), Romo Frater Bastian dasri , OSA ( Khatolik ), Mito Sarono S. ag ( Budha ) dan Bpk Komang Surapada ( Hindu ) yang didampingi Kapolres Kayong Utara AKBP Arief Hidayat, S.H, S.Ik, Rabu 05 Oktober 2022, Pukul 16.00 Wib.

Kegiatan doa bersama yang digelar di Tugu sail Karimata dikawasan wisata Pantai pulau datok Sukadana tersebut juga dihadiri Forkupimda, Ketua KONI Kayong Utara Daud Yordan serta komunitas pemain sepak bola Kayong Utara , Bhayangkari , serta anggota Polres Kayong Utara .

Baca Juga  Koramil 1204-08 Mensosialisa Pembukaan Pendaptaran Prajurit TNI-AD

Kapolres Kayong Utara dalam kesempatannya menyebutkan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan wujud empati atas tragedi kemanusiaan yang menimpa para suporter dan petugas yang meninggal dunia dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi pada hari sabtu 01 oktober kemarin.

“ Barusan kita lakukan doa lintas agama bersama bukan hanya di Polres namun juga secara serentak di Polsek jajaran sebagai bentuk rasa empati kepada suporter Aremania yang menjadi korban, termasuk dua anggota Polri yang melakukan pengamanan.

Baca Juga  3 Bulan Menikah, Suami Tega Bacok Istri Usai Cekcok

Semoga arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya ” ungkap AKBP Arief.

Kapolres berharap, keluarga korban yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan tragedi memilukan seperti ini tidak terjadi lagi. Adapun peristiwa kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terjadi seusai laga derbi antara Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022).

Tragedi yang terjadi ini menyebabkan seratusan suporter Aremania tewas. Selain itu, dua anggota Polri yang melakukan pengamanan juga tewas dalam kejadian itu, “ Semoga Kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang “ tutupnya.

Hasnan Sutanto*

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tiga Desa Di Kubu Raya Di Canangkan Menjadi Desa Satgas Covid-19

Berita

Kacabdis Siantar Tegaskan Tidak Akan Memberikan Ruang Pada Anak Didik Untuk Bolos Sekolah

Berita

BKPSDM Umumkan Pelaksanaan SKB CPNS Formasi Tahun 2021, Berikut Jadwal dan Tata Tertib Pelaksanaannya

Berita

Saat Simulasi PTM Terbatas, Kerinduan Bertemu Guru Bersama Siswa SMAN 5 Pematangsiantar Terobati

Berita

Fenomena Langka, Jutaan Teripang Terdampar di Pantai Venesia Sambas.

Berita

Kapuas Hulu Meraih Empat Kali WTP Opini BPK

Berita

Jelang Pemeriksaan Habib Rizieq, Begini Suasana di Petamburan

Berita

Kesederhanaan Ibu Negara Dapat Dijadikan Teladan