Jakarta | kompasnasional
Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Relawan Doakan Jokowi Menang (DJM) 1 Kali Lagi Provinsi DKI Jakarta Mayjend TNI (Purn) Lumban Sianipar mengatakan kesederhanaan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dapat dijadikan teladan kepribadian perempuan Indonesia.
“Ibu Negara sangat santun dan bisa ditampilkan dan dijual sebagai ibu yang sederhana. Dapat dijual melalui kegiatan sosial, bukan kampanye. Kadang-kadang prestasi bapak-bapak dapat sukses karena ditopang oleh peran ibu-ibu,” kata Purnawirawan Bintang Dua ini, Minggu malam (03/03/2019) dalam acara pelantikan DPW DJM 1 Kali Lagi Provinsi DKI Jakarta yang dirangkai dengan acara Dialog Kebangsaan di Restoran Raja Kuring, Penjaringan, Jakarta.
Menurut Dosen Lemhanas ini, relawan merupakan ujung tombak pemenangan Jokowi. Maka itu, tugas bersama ialah bagaimana membangun sinergitas antar organisasi relawan dan Tim Pemenangan sehingga sinkronisasi dan kerjasama antar daerah dapat terbangun dengan baik. Jikalau ini dilakukan, kata Sekjen DPP Forki ini, maka Tim pemenangan akan semakin kuat dan tidak terkungkung lagi pada pertimbangan etnis, agama, kesukuan dan lainnya.
“Sebagai ujung tombak, kita harus bekerja “Door to door”. Jangan kita mengikuti irama orang lain. Mari kita bangun dan bekerja dengan irama kita sendiri. Ada isu atau tidak, maka kita harus bekerja keras. Satu kepala artinya luar biasa karena satu kepala bisa memenangkan Capres,” imbuhnya.
Selain itu, Lumban Sianipar mengajak seluruh relawan DJM 1 Kali Lagi agar jangan membuat suasana gaduh. Akan tetapi meniru kepribadian Capres Jokowi.
“Kita harus meniru pribadi pak Jokowi yang santun, tidak mau menyerang pribadi orang lain. Maka itu kita harus bekerja sesuai dengan kepribadian beliau,” ajaknya.
Di kesempatan itu, Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya STh MHum menyampaikan asal muasal berdirinya Relawan DJM 1 Kali Lagi. Menurutnya, DJM 1 Kali Lagi dibentuk berdasarkan asas Tiga Pilar, yaitu Adat, Agama dan Pemerintah.
“Prinsipnya, ketiga pilar ini harus bersatu dan bahu membahu dalam membangun keberagaman. Adat dan Agama harus didorong bersama pemerintah mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Adat dan Agama harus dilibatkan sehingga terwujud pemerintahan yang baik,” sebutnya.
Sementara itu, Mayjend TNI (Purn) Saurip Kadi menekankan pentingnya menjaga kebhinekaan. Keberagaman suku dan agama jangan dijadikan alat untuk memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa.
“Konsep pak Jokowi, memperkuat yang lemah, tanpa melemahkan yang kuat,” jelasnya.
Ketua Dewan Penanggung jawab Sudiarto SH MH menyerahkan Pataka kepada Ketua DPW DJM 1 Kali Lagi untuk dikibarkan di seluruh Provinsi DKI Jakarta.
“Kibarkan mulai tingkat RT, RW, Kecamatan dan di seluruh Kabupaten/Kota se-provinsi DKI Jakarta,” ujar Sudiarto SH MH saat menyerahkan Pataka.
Sementara itu, Sekjen DPP DJM 1 Kali Lagi Abednego Panjaitan membacakan kepengurusan DPW Provinsi DKI Jakarta antara lain Ketua Dewan Kehormatan Denis Simon MSc, Ketua Dewan Penanggungjawab Liu Sin Fa, Ketua Dewan Pembina Mayjend TNI (Purn) Lumban Sianipar, Ketua Kosuman, SE dibantu Wakil-wakil Ketua, Sekretaris Lim Sjin Phen, SKom MM dibantu Wakil-wakil Sekretaris dan Bendahara Davis Wong SKom MM dibantu Wakil-wakil Bendahara dan dilengkapi bidang-bidang.
Kegiatan ini dirangkai dengan Dialog Kebangsaan yang dipandu oleh Denis Simon MSc dengan Nara Sumber Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya STh MHum, Pengajar Lemhanas RI Mayjend TNI (Purn) Lumban Sianipar dan Staf Ahli Kemenkopolhukam RI Mayjend TNI (Purn) Saurip Kadi. Ditutup dengan sesi foto bersama (Sukma/tim).