Viewer: 909
0 0

Home / Internasional

Selasa, 8 September 2020 - 12:23 WIB

India Tuduh China Culik 5 Warga Sipil di Perbatasan Himalaya

Viewer: 910
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 1 Detik

Kompasnasional | Militer India menuduh Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menculik lima warga sipilnya di Ladakh Utara, dekat perbatasan Himalaya yang disengketakan kedua negara.
Menteri Urusan Minoritas India, Kiren Rijiju, yang juga anggota parlemen untuk negara bagian perbatasan timur laut Arunachal Pradesh mengatakan di Twitter bahwa tentara India telah mengirim “pesan hotline” kepada rekan-rekannya di China.

Pesan itu dikirim berdasarkan laporan media India yang menyebutkan bahwa tentara China telah memburu lima orang di dekat perbatasan dan menahannya.

Kendati demikian, Bagra mengatakan bahwa kerabat dari orang-orang yang hilang belum mengajukan laporan atau pengaduan resmi, selain itu hanya sedikit ‘detail konkret’ informasi yang tersedia.

“Sejak kejadian itu terjadi di dekat LAC (Garis Kontrol Aktual), itu berada di luar jangkauan pemerintah distrik atau polisi,” ujarnya.

“Sumber lokal (keluarga dan kerabat) mengatakan bahwa kemungkinan besar tentara PLA telah membawa mereka pergi. Saya telah mengirim petugas yang bertanggung jawab untuk menghubungi kerabat (dari orang-orang yang hilang). Mereka enggan membicarakan hal ini,” terangnya.

Baca Juga  Merasa Kepanasan, Seorang Perempuan Buka Pintu Darurat dan Naik ke Sayap Pesawat

Bagra menuturkan ada kemungkinan lima orang itu tidak sengaja berkeliaran melintasi perbatasan. Arunachal Pradesh yang berpenduduk sekitar 1,4 juta jiwa adalah rumah bagi sejumlah kelompok minoritas. Banyak di antara mereka tinggal di dekat perbatasan di kaki bukit Himalaya yang disengketakan.

Kepada CNN, seorang Juru Bicara Militer India mengatakan “tidak ada yang bisa dibagikan” tentang masalah tersebut.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam konferensi pers reguler pada Senin (7/9) mengatakan dia ‘tidak mengetahui’ adanya penahanan di perbatasan.

“Posisi China di bagian timur perbatasan China-India… konsisten dan jelas. Kami tidak pernah mengenali apa yang disebut sebagai Arunachal Pradesh, yang didirikan secara ilegal di wilayah China,” ujar Lijian.

Baca Juga  Tidak Merokok & Suka "Junk Food", Bagaimana Prediksi Tes Medis Trump?

Dugaan penahanan warga India terjadi setelah menteri pertahanan kedua negara melakukan pertemuan di Moskow, Rusia pada Sabtu (5/9) lalu.

Ketegangan kembali meningkat di Himalaya menyusul terhentinya upaya penurunan ketegangan sejak bentrokan berdarah antara tentara India dan China pada Juni lalu.

Setidaknya 20 tentara India tewas dalam insiden itu sekaligus menjadi konflik perbatasan paling mematikan dengan China selama lebih dari 40 tahun. Upaya melepas ketegangan pun dilakukan dengan menggelar pertemuan pejabat tinggi militer China dan India. Kedua pihak sempat sepakat untuk menarik diri untuk meredam ketegangan.

India dan China berbagi perbatasan sepanjang 3.379 km di Himalaya. Namun kedua belah pihak saling mengklaim wilayah di kedua sisinya. Keduanya bahkan tidak menyetujui lokasi pasti dari Garis Kontrol Aktual (LAC) de facto perbatasan yang muncul akibat perang China-India pada 1962.(CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Polisi Kesulitan Korek Motif Sang Pembunuh Imam Masjid New York

Internasional

Terkuak, 3 Alasan China Ingin Kuasai Laut Natuna Utara, Salah Satunya Bidik Kapal Selam Nuklir

Arsip

Diplomat Makin Banyak yang Membelot Kim Jong Un

Internasional

Malam Natal di Bethlehem Sepi Karena Pandemi Covid-19

Arsip

PBB Kembali Desak Indonesia Hapus Praktik Hukuman Mati

Berita

Dua Jenderal Thailand Terseret Skandal Jam Tangah Mewah Rolex

Berita

Indonesia memastikan gelar juara Badminton Asia Team Championships 2018

Arsip

JK Nilai Amerika Serikat Lebih Baik Dipimpin Oleh Hillary Clinton