Home / Berita / Ekonomi / Nasional / Reviews

Jumat, 23 Februari 2018 - 11:17 WIB

Independensi DPR jadi Sorotan dalam Pemilihan Gubernur BI

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati  Warta Ekonomi.co.id

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati Warta Ekonomi.co.id

Viewer: 444
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

KompasNasional.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Institute fo Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menyoroti independensi DPR dalam bursa pemilihan calon gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023.

“Ini kewenangannya nanti di DPR, sehingga mereka harus punya satu kriteria. DPR jangan melihat siapa sosoknya dulu, agar terjadi independensi,” ujarnya, mengutip Antara, Kamis (22/2).

Namun, ia mengusulkan, DPR perlu membuat beberapa kriteria bagi calon gubernur BI baru yang sesuai dengan kapabilitas mengawal kebijakan moneter dan menjaga stabilitas makroprudensial. Kemudian, para kandidat harus lah memenuhi sebagian besar kriteria itu.

“Kalau DPR dapat melakukan hal itu, saya pikir mereka akan mendapatkan apresiasi. Karena selama ini, voting (pemungutan suara) tertutup ditengarai transaksional,” kata Enny.

Baca Juga  BPBD dan Polres Kapuas Hulu Diskusikan PPKM Berskala Mikro

Sebelumnya, ia juga menyarankan agar pemilihan gubernur bank sentral yang baru tidak lagi berlatar belakang dari kalangan perbankan. Pasalnya, urusan mikroprudensial telah beralih ke Otoritas Jasa Keuangan.

“BI Ini teknis sekali di sektor moneter. Jadi, kemampuan moneter calon gubernurnya harus teruji. Tidak sekadar orang ekonomi yang mengambil kuliah moneter,” terang dia.

Masa kepimpinan Gubernur BI Agus Martowardojo akan berakhir pada 15 Mei 2018. Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan mengirim nama calon Gubernur BI untuk uji kelayakan dan kepatutan pada pekan ketiga Februari 2018.

Baca Juga  Diputuskan Melanggar Kode Etik Advokad Majelis Kehormatan Peradi Berhentikan Satu Tahun Sudarsono SH MH Sebagai Advokad

Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofyan Wanandi memunculkan empat nama calon Gubernur BI, yaitu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, mantan Menteri Keuangan Chatib Basri, dan Agus Martowardojo, serta Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo.

Pasal 41 Undang-Undang 3/2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang 23/1999 tentang Bank Indonesia menyebutkan Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur diusulkan dan diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR.(CNN/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kisah Inspiratif Johan Vylvius Rajaguguk: Anak Petani dari Samosir Tembus UGM dengan Beasiswa Penuh

Berita

Dampingi Penyaluran BLT-DD Babinsa Koramil 03/Tebas Terapkan Protokol Kesehatan

Berita

Kampanyekan PPKM, Upaya Koramil MHU Bersama Instansi Terkait Tekan Penyebaran Covid-19*

Berita

Dulu Berseberangan, PDI-P Kini Dekati Anies dan Koalisinya Setelah Tak Sejalan dengan Jokowi

Berita

Pasien Covid Meninggal di Taksi Usai Ditolak 10 Rumah Sakit

Berita

KUNKER 2 HARI RESMIKAN JEMBATAN NIKSON – SARLANDY DI DUSUN SIMARSALAON, DESA PERTENGAHAN PARMONANGAN

Berita

Shalat Idul Adha 1441 H Di Tapsel Terapkan Protokol Kesehatan

Berita

Gubernur Kalimantan Barat Bersama Bupati Melawi Resmikan Jembatan Melawi IIĀ