Home / Teknologi

Kamis, 4 Maret 2021 - 14:25 WIB

Hotel’ Luar Angkasa Pertama Akan Mulai Dibangun Tahun 2025

Viewer: 1041
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Kompasnasional l Stasiun luar angkasa komersial pertama yang selayaknya hotel dikabarkan akan mulai dibangun pada tahun 2025.

Fasilitas yang dikembangkan oleh perusahaan Orbital Assembly Corporation (OAC) ini seperti hotel di bumi yang dilengkapi dengan restoran, spa, kamar untuk 400 orang, dan bahkan bioskop.Dilansir Daily Mail, Senin (1/3), pihak pengembang berharap pada tahun 2027, stasiun komersial yang dinamai ‘Voyager Station’ dapat rampung dan memulai orbitnya di Bumi.

Voyager Station ini diproyeksikan akan menjadi lingkaran terbesar di orbit Bumi. Wahana hotel ini akan berputar untuk menghasilkan gravitasi buatan yang akan diatur pada tingkat yang sama dengan gravitasi di permukaan Bulan.Belum ada rincian biaya pembangunan stasiun luar angkasa itu yang diungkap oleh pihak OAC.

Namun perusahaan tersebut mengatakan bahwa biaya pembangunan akan semakin murah berkat hadirnya berbagai moda transportasi luar angkasa yang kini semakin berkembang dari tahun ke tahun, seperti SpaceX dengan Falcon 9 dan Starship-nya di masa depan.

Baca Juga  Israel Akan Kirim Pesawat Antariksa ke Bulan pada 2019, Ternyata Ini Tujuannya

Stasiun luar angkasa anyar yang dikonsep dalam bentuk cincin ini rencananya akan punya sejumlah ‘modul’ yang terpasang di bagian terluar cincin. Dengan 24 modul akan dikelola oleh Gateway Foundation dan akan difungsikan untuk tempat tinggal kru, ruang udara, air, dan listrik.

Sementara modul lainnya akan disewakan atau dijual kepada perusahaan swasta dan instansi pemerintah seperti NASA dan ESA untuk menunjang penelitian luar angkasa. NASA dan ESA dapat menggunakan hotel tersebut sebagai pusat pelatihan bagi para astronotnya yang siap untuk pergi ke Mars.

Ini akan menjadi revolusi industri berikutnya,” jelas John Blincow, pendiri Gateway Foundation, seraya menceritakan obsesinya untuk menciptakan industri luar angkasa baru seperti dilansir dari dailymail.co.uk, Senin (1/3).

Baca Juga  Planetarium Terbesar di Dunia Resmi Dibuka di Shanghai

Dalam keterangannya Blincow juga menjelaskan perihal rotasi (dan gravitasi) yang menurutnya menjadi kunci agar orang-orang memiliki ketahanan di luar angkasa. “Rotasi sangat ‘vital’, karena tidak memungkinkan untuk menempatkan orang di stasiun luar angkasa tanpa gravitasi untuk jangka waktu yang lama,” paparnya. “Orang membutuhkan gravitasi agar tubuh mereka tidak hancur, ” imbuh Blincow.

Untuk merealisasikan target pembangunan stasiun luar angkasa komersial ini, pihak Gateway Foundation melalui kepanjangan tangannya, Orbital Assembly Corp telah menyiapkan sebuah robot yang diberi nama STAR (Structure Trust Assembly Robot) untuk mengerjakan proyek pembangunan kerangka Voyager di orbit Bumi. Beberapa tahap persiapan robot ini pun hampir rampung setelah Orbital Assembly menyelesaikan beberapa pengujian terkait gravitasi. (MI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Teknologi

Dewan: Jangan Sampai GeNose dan Cepad Senasib dengan N-250

Arsip

Resmi Diluncurkan, Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge Tampil Cantik di MWC

Teknologi

Peneliti Buat Plastik Tahan Air Mendidih, Ramah Lingkungan

Arsip

Smartphone Android Nougat Pertama Berkamera dan Baterai “Jumbo”!

Arsip

Apple Perkenalkan Fitur Untuk Bantu Anda Keluar Dari Situs Bahaya

Asahan

Lions Club Golden Estate Diserbu 600an Masyarakat Kurang Mampu

Teknologi

Rampung 2021, Luhut Sebut Pabrik Hyundai di Indonesia Bisa Bikin Mobil 250 Ribu Unit per Tahun

Teknologi

Kulit Mangga Antar ITS Raih Medali Emas di Korea