Viewer: 1411
0 0

Home / Berita / Teknologi

Rabu, 9 September 2020 - 13:22 WIB

Uji Coba Mesin Combine Corn HD-85 Di Desa Sigompul

Viewer: 1412
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 18 Detik

Kompas Nasional -Humbang Hasundutan. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama dengan PT. BISI-18 dan juga PT. CORIN ALSINTAN , mempromosikan dan melaksanakan uji coba mesin pemanen jagung Corn Combine Hardvaster-85 dilahan seluas 2 hektar di Desa Sigompul Kabupaten Humbang Hasundutan, Selasa, 8/9/2020.

Alat ini mampu memanen hingga memipil jagung dengan cepat dan hemat dalam biaya produksi. Dengan alat ini, jagung tidak perlu dipetik dan dikupas , cukup dengan mempergunakan Mesin Corn Combine yang bekerja diareal perladangan jagung , para pemilik petani jagung hanya tinggal siap menerima yang telah dikemas didalam karung. 

Meski baru pertama kali dicoba, para petani dan juga masyarakat yang ada di Desa Sigompul merasa terkesan melihat cara kerja mesin CORN COMBINE, meskipun demikian ada sejumlah perbaikan mentesuaikan dengan kondisi lahan dan iklim yang ada, ungkap Aelia Pinem dari Pt. Corin Alsintan.

Pemerintah kabupaten Humbang Hasundutan kini telah mengkaji efesiensi dan manfaat alat ini, tapi jika dirasa mengguntungkan alat ini akan dibeli bagi kesejahteraan para kelompok tani yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan. 

Baca Juga  Satgas TMMD Imbangan Kodim Sambas Kenalkan Pramuka Saka Wira Di SMA 02 Temajuk

Pihak kementrian Perindustrian sendiri masih akan menyempurnakan Proteck ini dan akan diproduksi massal untuk produksi jagung. Dalam hal biaya jika dilakukan secara manual dan mempergunakan tenaga manusia, untuk satu hektar lahan jagung akan memakan biaya sebesar Rp. 1,500.000 ribu rupiah untuk mengaji buruh petik dan pemipil jagung hingga bersih, namun dengan alat ini hanya butuh biaya yang sangat rendah untuk biaya operator dan helver serta tidak perlu memakan waktu yang terlalu lama. 

Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor bersama dengan masyarakat Desa Sigompul langsung melakukan Panen Raya jagung jenis Hibrida Bisi-18.dilahan seluas 1,5 hektar guna untuk mendukung Swasembada Jagung Nasional. 

Pemerintah kabupaten Humbahas terus meningkatkan Produktifitas Jagung salah satunya di Desa Sigompul Kabupaten Humbang Hasundutan Propinsi Sumut. 

Jagung dengan usia sekitaran 3 sampai 3,5 bulan,  mulai masuk massa panen dari awal Juli hingga September, tapi dengan harga jual hingga petani pada panen pertama mencapai Rp.4000 rupiah perkilogramnya, tapi namun sejak masuknya massa panen raya harga semakib turun hingga mencapai Rp.3.500 perkilogramnya. 

Baca Juga  Semester I 2016, Semen Baturaja Raup Laba Rp 130,81 Miliar

Turunnya harga jual jagung juga dipengaruhi tingkat kadar air, jika pengeringan dilakukan secara manual, rata rata kadar air mencapai 20 persen, padahal untuk standard pasar paling tidak harus mencapai 14 persen. Oleh sebab itu pemerintah kabupaten Humbahas akan terus berupaya untuk lebih meningkatkan produktifitas jagung dengan cara memperbaiki infrastruktur jalan, membantu menyikapi tentang harga melalui survey pasar serta menyiapkan ketersediaan pupuk yang terjangkau kepada para petani, ujar Bupati .

Hadir Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor. SE, Kasatpol PP Edi Sinaga, kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Yonepta Habeahan, Kepala Desa Sigompul Tumpal Sihombing, Masyarakat Petani Sigompul, sedang dari PT.Corin Alsintan. sendiri dihadiri oleh Aelia Pinem dan dari Pt. Bisi-18 juga dihadiri oleh Alam Sembiring.

Penulis: Benardus Maruli

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Demi Kelancaran, Serka Herman Amankan Jalannya Pemakaman Pasien Terkonfirmasi Covid – 19
polisi merazia ratusan liter tuak dan miras di sejumlah lapak warga Mukomuko

Berita

Polisi Sita Ratusan Liter Tuak dari Warung Warga Mukomuko

Berita

Polda Kalbar Gelar Vaksin Massal, Targetkan 1.000 Dosis dan Menyasar Para Santri Serta Masyarakat Umum

Berita

Solusi Kemenhub Soal Tarif Tol Mahal: Truk Bisa Lewat Jalan Umum

Berita

Tiadakan Cap Go Meh Tahun Ini, dan Larang Pesta Kembang Api

Berita

Polisi Periksa Pihak Taksi Green SM Terkait Tabrakan KA di Bekasi Hari Ini

Teknologi

Menguak Sejarah Pembuatan Handphone Pertama Di Dunia

Berita

BBM Kembali Langka di Kota Labuha