Home / Arsip / Arsip 2016 / Ekonomi / Nasional / Reviews

Selasa, 13 Desember 2016 - 12:07 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Rusia Cs Sepakat Pangkas Produksi

Viewer: 803
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 19 Detik

Harga minyak dunia kembali bergerak naik pada Senin (Selasa pagi WIB), setelah produsen minyak di luar Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) sepakat untuk mengurangi produksi mereka. Produsen-produsen minyak non-OPEC, dipimpin oleh Rusia, sepakat mengurangi produksi minyak mentah sebesar 558.000 barel per hari (bph), dari target 600.000 barel per hari.

Dengan demikian, produsen-produsen minyak OPEC dan non-OPEC telah sepakat untuk mengekang produksi minyak mereka. Ini pertama kalinya sejak 2001 bahwa OPEC dan beberapa pesaingnya mencapai kesepakatan untuk bersama-sama mengurangi produksi guna mengatasi banjir minyak global.

Baca Juga  Nasib Hesty Klepek Klepek di Ujung Tanduk

Para analis mengatakan, pasar mungkin melihat pengurangan pasokan minyak mentah mulai tahun depan. Harga minyak kemungkinan besar akan tinggal di kisaran USD 53 hingga USD 57 per barel.

Ada kejutan khusus, karena Arab Saudi, produsen minyak nomor satu di dunia, mengatakan akan memangkas produksinya bahkan lebih besar dari yang telah diusulkan pada pertemuan OPEC selama minggu lalu. “Kesepakatan OPEC menunjukkan cukup jelas pemangkasan tiga persen (produksi), jadi ini menunjukkan ada sedikit lebih kenaikan untuk harga minyak,” kata kepala ekonom di fund manager Hermes, Neil Williams seperti ditulis Antara.

Baca Juga  Masyarakat Jawa Timur Berserta Tokoh Agama Komit Bentuk DJM Dua Periode Hingga Pelosok Desa

“Kami telah melihat kesepakatan produsen-produsen OPEC dan non-OPEC, meningkatkan harapan reflation (inflasi) di seluruh dunia,” kata Chris Weston, dealer institusional IG Markets.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik USD 1,33 menjadi menetap di USD 52,83 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, naik USD 1,36menjadi ditutup pada USD 55,69 per barel di London ICE Futures Exchange (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Dalam 6 Bulan, Uber Telan Kerugian Rp 16,7 Triliun

Arsip

Dianggap Pro Kubu Mirna, Hakim Sidang Jessica Dilaporkan ke KY

Arsip

Viral video perwira TNI AU ribut, ini penjelasan Mabes TNI AU

Nasional

Bertemu dengan 3 Jenderal. Jokowi Sampaikan Pesan Khusus kepada Andika Perkasa

Arsip

Keluarga Soeharto Biasa Kurban Puluhan Sapi, Kini Cuma 2 Ekor

Arsip

Istri Tukul Arwana Dikabarkan Meninggal Dunia

Arsip

Tak Diduga, LKS SD Berisi Kalimat Sadisme Beredar di Malang

Berita

KSAD Tak Masalah Edy Rahmayadi Berseragam PKS karena Sudah Pensiun