Home / Berita / Ekonomi / Kesehatan / Nasional / Reviews

Kamis, 15 Februari 2018 - 15:36 WIB

Anggota BEM Terbang ke Asmat Zaadit Taqwa Tidak Terlihat

Ratusan anak yang terserang campak dan gizi buruk di Distrik Aip dan Distrik Awiyu Kabupaten Asmat.

Ratusan anak yang terserang campak dan gizi buruk di Distrik Aip dan Distrik Awiyu Kabupaten Asmat.

Viewer: 720
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 14 Detik

KompasNasional.com — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia ( BEM UI) sudah memberangkatkan tim ke Asmat, Papua, untuk membantu warga di sana yang mengalami gizi buruk dan penyakit campak.

Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI Averous Noor Esa mengatakan, ada delapan orang yang sudah diberangkatkan dan dibagi ke dalam dua tim.

Empat orang di tim pertama sudah berangkat.

Tim pertama yang terdiri dari empat mahasiswa sudah berangkat pada Senin (12/2/2018) bersama relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan lokasi tujuan di Distrik Siret.

Tim kedua yang juga terdiri dari empat mahasiswa berangkat bersama Satgas Kesehatan TNI dengan tujuan Distrik Fayet pada Kamis (15/2/2018) pagi ini.

Rombongan bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma pukul 05.00 menggunakan pesawat angkut militer dan akan tiba di Timika pukul 16.00 WIT.

“Ada dua tim dan dua-duanya sudah berangkat,” kata Averous Noor Esa kepada Kompas.com, Kamis (15/2/2018).

Ave mengatakan, tim akan menyalurkan donasi yang sudah digalang BEM UI di situs kitabisa.com. Hingga Kamis siang ini, sudah terkumpul dana Rp 230 juta.

Baca Juga  Bupati Melawi Hj. Linda Purnama Lantik Sekda

“Donasi akan terus kami buka sampai tanggal 18 Februari,” ucap Ave.

Ave mengakui, Ketua BEM UI Zaadit Taqwa yang memberi kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo tidak ikut berangkat ke Asmat.

Ia mengatakan, memang ada pembagian tugas di BEM UI, di mana terkait aksi kemanusiaan dipimpin langsung Wakil Ketua BEM UI Eto Idmand Perdina.

“Wakil Ketua BEM itu memang langsung membawahi departemen sosial masyarakat. Jadi, memang ini job desk-nya Wakil Ketua BEM. Kalau dua-duanya berangkat, nanti enggak ada yang mengomandoi BEM di rumahnya sendiri,” kata Ave.

“Jadi, ya, memang kemarin yang menjawab Pak Jokowi, Wakil Ketua BEM-nya, bahwa kami memang ada rencana ke sana itu Wakil Ketua BEM yang ngomong,” tambahnya.

Ketua BEM UI Zaadit Taqwa sebelumnya melakukan aksi mengacungkan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo. Aksi itu dilakukan saat Jokowi menghadiri Dies Natalies UI di Kampus UI, Depok, Jumat (2/1/2018).

Baca Juga  Jadi Korban Salah Sangka, Bos Rental Tewas Dihajar Massa, Mobilnya Dibakar

Kartu kuning diberikan sebagai peringatan kepada Jokowi atas berbagai masalah yang terjadi, salah satunya gizi buruk di Asmat yang sudah menewaskan puluhan orang.

Menanggapi hal itu, Jokowi ingin agar pengurus BEM UI ikut melihat dan menyaksikan kondisi yang ada di Kabupaten Asmat, Papua.

“Mungkin nanti, ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI, ya,” kata Presiden Joko Widodo setelah menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2018), seperti dikutip Antara.

“Biar lihat bagaimana medan yang ada di sana kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah, terutama Papua,” kata Presiden.

Sehari setelah pernyataan Jokowi itu, BEM UI pun langsung menggalang donasi untuk Asmat di situs kitabisa.com.(Kompas/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kantor Gubernur Sulbar Ambruk karena Gempa Magnitudo 6,2

Berita

Aparat gabungan Gelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Di Batang.

Berita

Pemko P.Sidimpuan Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 93 Secara Virtual

Berita

Wako Edi Kamtono Resmikan Teras Parit Nanas Program KOTAKU Anggaran Rp 12 Miliar

Arsip

Kepala BNPT Akui Densus 88 Biasa Beri Uang Buat Keluarga Teroris

Berita

Wabup Wahyu Sambut Kunjungan Anggota DPRD Bengkayang ke DPRD Kapuas Hulu

Berita

Mobil Wuling Terjun Bebas ke Jurang di Samosir

Berita

Dalam Rangka menghadapi Pilkada 2020, Kapolres Nias Selatan Gelar Apel Sarpras Ops Mantap Praja 2020.