Samosir – Kompas Nasional | Pimpinan dan Komisi II DPRD Kabupaten Samosir melaksanakan konsultasi dan koordinasi dalam rangka pengembangan dan pengelolaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kerajinan Tenun Ulos di Desa Huta Nagodang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara Sabtu (11/7).
Turut dalam kunjungan perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Samosir. Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Taput Marco Panggabean, didampingi Kepala Desa Huta Nagodang, Ketua Sanggar Tenun Harungguan Gokma Siregar.
Pada Kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Samosir menyampaikan kata terima kasih atas sambutan serta menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya kunjungan ke Sanggar Tenun, dimana kata dia nantinya masukan dan ilmu yang didapat dari kelompok ini akan jadi bahan dalam membuat kebijakan untuk pengembangan UMKM khususnya bidang Tenun Ulos.
Pengelolaan kerajinan tenun ulos ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan menjaga warisan budaya leluhur dan tentunya mengangkat nilai dan nama ulos ini menjadi lebih berharga dan dikenal dunia.
Ketua Sanggar menjelaskan ulos yang ditenun terdiri dari berbagai jenis diantara Ulos Harungguan, Ulos Sibolang, Ulos Bintang Maratur, Ulos Marketer. Sementara yang menjadi andalan untuk diproduksi adalah Ulos Harungguan. “Kita menenum Ulos Harungguan, harganya mahal dan diterima di mancanegara,” ujar Marco Panggabean. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Samosir mengapresiasi atas sinergi antara pemerintah dan kelompok dalam mengembangkan UMKM ini. “Harapan kami nantinya melalui Dinas terkait di Kabupaten Samosir akan dapat mempraktekkan apa yang kita lihat di Sanggar Tenun Harungguan ini dan tentunya berkunjung kesini dengan membawa kelompok Tenun dari Samosir,” ujar Pardon ME Lumbanraja.
Penulis : Mangapul Sinaga





