Home / Berita

Kamis, 18 Maret 2021 - 21:32 WIB

DPRD Samosir Gelar Raker dengan Tim Legislasi Daerah/OPD Terkait, Bahas Ranperda Tata Kelola BMD dan Ranperda Pengakuan/Perlindungan MHA

Viewer: 443
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Samosir – Kompas Nasional | Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Samosir melaksanakan rapat kerja bersama tim legislasi daerah dan OPD terkait dalam rangka membahas rancangan peraturan daerah Kabupaten Samosir yang menjadi Prioritas di masa sidang pertama Tahun 2021 bertempat di ruang rapat DPRD Kabupaten Samosir (15/3).

Pantas Marroha Sinaga selaku pimpinan rapat menyampaikan bahwa ranperda yang telah ditetapkan dalam program pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Tahun 2021 ini diharapkan dapat dibahas sebaik mungkin dengan mengedepankan prinsip-prinsip keberpihakan kepada masyarakat Samosir dan tentu mendukung kemajuan Kabupaten Samosir.

Baca Juga  Dua Kepala Seksi di Kejari Halsel Berganti

“Kami berharap kita dapat bersinergi dalam menuntaskan pembahasan ranperda ini dalam masa sidang pertama ini.” Sebut Pantas Marroha. Adapun beberapa ranperda yang menjadi prioritas pembahasan kata dia yakni Ranperda Kabupaten Samosir tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ranperda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Tanah Ulayat Batak dan Pemanfaatannya. 

Ditambahkan seyogiannya Ranperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Pangururan akan dibahas namun karena adanya perubahan beberapa regulasi maka akan terlebih dahulu dilakukan penyesuaian terhadap aturan dimaksud.   Rapat kerja tersebut berjalan dengan baik dan menyepakati beberapa hal diantara Pimpinan DPRD Kabupaten Samosir, Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Samosir, Komisi I, II dan Komisi III Beserta Tim Legislasi Daerah akan segera menuntaskan pembahasan ranperda dimaksud.  

Baca Juga  Penancapan Tiang Pertama PLN Menuju Dusun Geruguk, Desa Kumang Jaya, Kec. Empanang Dilaksanakan

Terkait Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah agar difinalisasi terkait norma-norma dan tambahan penjelasan di setiap pasal yang menjadi hasil pembahasan, Untuk Ranperda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Tanah Ulayat Batak dan Pemanfaatannya agar difinalisasi khususnya terkait Hak Pemanfaatan dan penegasan terkait tatanan/filosofi dalihan natolu. “Kita berharap ranperda ini sudah dapat kita tetapkan pada akhir Bulan April ini.” Ujar Pantas Marroha. (rel/monang lumban raja)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Ajak Masyarakat Huta Ginjang Menjadi Duta Wisata Desa

Berita

Danrem 121/Abw berikan bantuan kepada warga yang melahirkan di sampan saat mengungsi.

Berita

Dua Lokasi Pilihan Mal Pelayanan Publik

Berita

Pemko Sidempuan Serahkan 3 Unit Mobil Operasional TK

Berita

Bupati Kapuas Hulu Pimpin Rapat Umum Pemegang Modal (RUPM) Perumda Uncak Kapuas Tahun Buku 2021

Berita

BPM Ingatkan Kejati dan Polda Untuk Tuntaskan Kasus Kasus Korupsi Berjemaah di Kalbar

Berita

Satreskrim Polres Kubu Raya Gelar Rekontruksi Pembunuhan diMega Timur Dengan 43 Adegan

Berita

Pembinaan dan Penandatanganan Perjanjian Kontrak Kerja Tenaga Kontrak Honorer di Lingkungan BKPSDM Kab. Kapuas Hulu