Home / Berita

Minggu, 15 Agustus 2021 - 20:44 WIB

PPKM Level IV Mulai Diterapkan, Kota Pematangsiantar Lengang Bagaikan Kota mati

Viewer: 712
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 6 Detik

Kompas Nasional l PEMATANGSIANTAR-Pemberlakuan penyekatan di 11 titik di Kota Pematangsiantar yang mulai berlaku efektif pada hari Minggu, (15/8/21) mengakibatkan ruas-ruas jalanan di pusat kota yang biasanya ramai kini terpantau lengang bagaikan ‘kota mati’. Bahkan sejumlah pertokoan pun ikutan tutup.

Ternyata, penyebab sepinya Kota Pematangsiantar tak lain untuk menindaklanjuti Instruksi Mendagri dan Instruksi Gubernur Sumatera Utara serta Surat Edaran Wali Kota Pematangsiantar terkait PPKM Level IV di Kota Pematangsiantar, yang mengharuskan jalan masuk ke inti kota disekat.

Pantauan awak media Minggu, (15/8/21), suasana di Jalan Merdeka hingga Ahmad Yani terpantau  sepi dan lengang. Bahkan Jalan Dr. Sutomo dan Area Lapangan Haji Adam Malik pun, baik kendaraan roda dua maupun roda empat hanya terlihat beberapa saja yang melintas.

Menurut salah seorang pedagang kaki lima di pinggir Jalan Raya Merdeka tepatnya di area pusat pasar Horas, Ima (36) mengatakan, jalanan saat ini tidak begitu padat dan sepi. Kondisi tersebut berbanding terbalik dari biasanya. Hal ini terjadi sejak awal PPKM level empat diberlakukan.

Baca Juga  Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2022, Polda Kalbar Gelar Operasi Liong Kapuas

“Siantar tiba-tiba sepi, yang datang ke pasar beli daganganku pun bisa dihitung. Pokoknya beda kali dari biasanya, jalanan lengang dan terasa lebih lancar,” ungkapnya.

Seorang warga, Hendra, yang setiap harinya melewati pos penyekatan di Jalan Merdeka atas tepatnya di depan kantor pusat Bank BRI, mengaku puas dengan pemberlakuan penyekatan.

“Terasa banget sih bedanya. Benar benar lengang jalanan. Jalan jadi terasa lancar,” kata Dorlan ketika hendak berkunjung ke salah satu outlet mesin ATM di sekitar jalan tersebut.

Pada awalnya, dia mengaku sedikit khawatir dengan masa pemberlakuan penyekatan PPKM Darurat. Sebab, tadi pagi sempat terjadi penumpukan kendaraan di depan pos penyekatan Jalan Kartini menuju Jalan Jendral Sudirman.

Baca Juga  Mengantisipasi Lonjakan PPDB Selanjutnya, Kota Pematangsiantar Butuh Tiga SMAN Baru

“Ya kalau awal-awal khawatir dan kesal juga sih. Soalnya malah timbul kerumunan baru, dimana beberapa ruas jalan ditutup atau dialihkan,” kata Hendra.

Bahkan sekarang sudah tidak lagi terjadi penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan dikarenakan pengalihan jalan yang disekat di berbagai titik di pusat Kota Siantar.

Dinas Perhubungan Pematangsiantar melalui Kabid Perhubungan Darat, Abidin Damanik mengatakan, bahwa pelaksanaan penyekatan tersebut akan digelar sampai tanggal 23 Agustus 2021 mendatang.

“Penumpukan jumlah kendaraan hanya tampak di persimpangan lampu merah. Mungkin karena masih diawal pemberlakuan penyekatan ini. Tapi sekarang sudah lancar,” ujarnya.

Ia menuturkan, setiap orang atau siapapun itu yang ingin masuk ke Kota Pematangsiantar akan ditanya kepentingannya apa, baik itu yang datang naik kenderaan pribadi maupun angkutan umum.

“Maka dari itu, kepada seluruh masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Saat penyekatan berlangsung, kami mengimbau pengendara kendaraan apapun itu dan penumpangnya agar mematuhi protokol kesehatan,”tegas Abidin.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Subuh Mencekam di Matraman, 10 Tewas Terjebak Api

Berita

Wali Kota Padang Sidempuan Terima Audensi PT VIRCO

Berita

Dalam Program Karya Bhakti Koramil 04/Tanah Pinoh Bangun Tempat Pembuangan Sampah

Berita

Dugaan Korupsi Reklamasi, Kadishub DKI Diperiksa soal Amdal

Berita

Menghadapi Ancaman Hidrometeorologi Polresta Pontianak Gelar Apel Siaga Bencana

Berita

LENIS KOGOYA MENGABDIKAN DIRI UNTUK PAPUA

Berita

Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Puji Perjuangan Bupati dan Ketua DPRD Simalungun Dalam Memperjuangkan Jalan Provinsi Yang Rusak

Berita

Jokowi Tunjuk Putra Kawanua Komandan Upacara HUT RI di Istana