Home / Arsip / Arsip 2016 / Internasional / Nasional / Reviews

Jumat, 30 September 2016 - 12:48 WIB

Diplomat Cantik Indonesia Berani Kecam Para Pemimpin Negara Pasifik

Viewer: 565
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 14 Detik

Para pemimpin negara di Kepulauan Pasifik melontarkan kritik terhadap pemerintah Indonesia pada pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York Senin lalu dalam kasus pelanggaran hak asasi di Papua.

Delegasi dari Kepulauan Solomon, Vanuatu, Nauru, Kepulauan Marshall, Tuvalu dan Tonga di PBB menyampaikan kekhawatirannya tentang keadaan di Papua.

Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare mengatakan pelanggaran hak asasi di Papua terjadi karena rakyat Papua ingin merdeka.

“Pelanggaran hak asasi di Papua Barat dan keinginan untuk merdeka adalah dua sisi dari koin yang sama,” ujar Manasseh, seperti dilansir stasiun televisi ABC, Senin (26/9).

Baca Juga  Cerita Tetangga Tentang Pelaku Bom Polrestabes Surabaya

“Banyak laporan pelanggaran hak asasi di Papua Barat berhubungan dengan keinginan untuk merdeka lantaran pelanggaran itu dilakukan oleh Indonesia yang membungkam segala bentuk oposisi,” kata dia.

Namun kritikan mereka itu mendapat respon keras dari delegasi Indonesia yang diwakili oleh Nara Masista Rakhmatia. Perempuan cantik berusia 34 tahun ini mengatakan kritik dari negara-negara Pasifik itu bermotif politik dan bermaksud mengalihkan isu di dalam negeri mereka sendiri.


“Pernyataan mereka yang bermotif politik itu dibuat untuk mendukung kelompok separatis di Papua Barat yang kerap melanggar ketertiban dan melakukan serangan bersenjata,” kata dia.

Baca Juga  Viral Video Power Bank Terbakar di Pesawat

“Itu adalah pelanggaran kedaulatan negara. Sungguh tidak elok dan berbahaya jika suatu negara menyalahgunakan forum PBB, termasuk pertemuan majelis umum ini,” ujar Nara.

Laporan pencarian fakta dari Keuskupan Agung Brisbane pada Mei lalu menyebut di Papua tengah terjadi genosida perlahan karena banyak terjadi penyiksaan dan pelecehan.

Indonesia sudah berulang kali membantah pelanggaran hak asasi di Papua di forum-forum internasional (mdk|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Darmawan Yusuf – Pengawas YPSPN Gedung Dewan Pers Kecam Pembunuhan Wartawan di Siantar

Berita

Lenis Kogoya: Jokowi Adalah Orangtuanya Masyarakat Papua

Arsip

Di Balik Kerennya Pilot Jet Tempur, Hidup Pas-pasan

Internasional

Terkuak, 3 Alasan China Ingin Kuasai Laut Natuna Utara, Salah Satunya Bidik Kapal Selam Nuklir

Arsip

Pemuda Pancasila Tersinggung, Kalender Logo Palu Arit Beredar

Internasional

Kamala Harris Tegas Tolak Klaim Tiongkok Terkait Laut China Selatan

Internasional

Mengapa Kim Jong-un larang bahasa gaul, jeans, dan film asing yang digambarkan sebagai ‘racun berbahaya’ di Korea Utara?
Ketiga Kalinya, Bandar Sabu Si Udin Dinamo Ditangkap-KompasNasional

Arsip

Ketiga Kalinya, Bandar Sabu Si Udin Dinamo Ditangkap