Home / Berita

Kamis, 18 Maret 2021 - 21:39 WIB

Di Demo Terkait Penetapan Biaya Beban Tetap Air Minum, Komisi II DPRD Pematangsiantar Memilih Kabur

Viewer: 515
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Kompas Nasional l Siantar  | Aksi lanjutan unjuk rasa DPD LSM PMPRI Sumut menentang kebijakan yang di keluarkan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terkait mengenai Penetapan Biaya beban tetap air minum, akhirnya menimbulkan kekecewaan dikalangan para pengunjuk rasa.

Elemen masyarakat yang tergabung dalam LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Sumut menggelar aksi unjuk rasa kedua kalinya di depan kantor DPRD dan kantor Walikota Pematangsiantar. Kamis (18/03/2021) sekira pukul 11.00 Wib.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor DPRD kota Pematangiantar, tak tampak satu orang pun DPRD Siantar dari Komisi II yang berani menghadapi para pengunjuk rasa yang hanya ingin menuntut jawaban dari komisi II apakah mereka menerima atau menolak SK Walikota tersebut, hanya itu yang kami minta, ungkap orator demo Marsal Harahap.

Baca Juga  WAKIL BUPATI HUMBAHAS PANEN CABAI DI DESA SITIO II SIGARANG GARANG KECAMATAN LINTONG NIHUTA

“Semua komisi II  kabur disaat kita minta pertanggungjawaban mereka, bahkan Feri Sinamo yang kemarin menghadapi massa pada aksi pertama juga tidak kelihatan, disini kita lihat “Persekongkolan Busuk” antara Komisi II DPRD Siantar dengan Walikota dan Perumda Tirtauli, wajar kita tuding mereka sudah menerima suap terkait kebijakan Perumda Tirtauli ini.

“Buktinya mereka tidak berani menghadapi kita sebagai rakyatnya”, Ungkap Marsal.

“Kita hanya menyerukan tuntutan bahwa kebijakan Walikota melalui Surat Keputusan Walikota Tentang Beban Tetap Air Minum, bahwa kebijakan tersebut dirasa sangat mencekik masyarakat ekonomi lemah dan menengah ditengah masih menghadapi Pandemi Covid 19.”

Baca Juga  Kadis DPMD Dinilai Sepihak, BPD Desa Loleo Bakal Datangi Bupati

Juga kita akan tetap suarakan terkait kebijakan Walikota ini, Minggu depan, Kamis dan Jumat (25-26/03/2021) kami akan datang lagi ke Komisi II. Hari ini kita beri hadiah “telur busuk” kepada Komisi II DPRD Siantar karena tidak berani menghadapi rakyatnya, besok kita akan beri hadiah yang lebih mewah lagi kepada Komisi II DPRD Siantar. “Tutup Marsal Harahap.

Amatan reporter dilapangan, para pendemo pun berangsur masuk ke ruangan komisi II DPRD Siantar, namun tidak ada satu orangpun wakil rakyat didalam ruangan tersebut, padahal masih disaat jam kerja. Dengan kecewa akhirnya para pengunjuk rasa melempari “telur busuk” ke gedung bangunan kantor DPRD Siantar. Setelah itu massa membubarkan diri dengan tertib.

Penulis : Toni Tambunan

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Melawi Raih Penghargaan Dari Kementerian Keuangan*

Berita

Konsultasi Soal Zonasi PPDB SMA TP 2020/2021, DPRD Kota Sibolga ke DPRD Samosir

Berita

Polda Kalbar Akan Mendukung Penuh Program Kementan Untuk Menjaga Mandiri Pangan di Kalbar

Berita

Peringati HUT Bhayangkara, Pangdam XII/Tpr Lepas Peserta Bhayangkara Individual Time Trial

Berita

Pangdam XII/Tpr Ikuti Peresmian Pembangunan Rumah Dinas SBSN oleh Kasad

Berita

Adik Hendry Lie Didakwa Rugikan Negara Rp 300 T di Kasus Korupsi Timah

Berita

Melatih Kesigapan dan Kekompakan, Babinsa Karimunting Bersama Instansi Terkait Gelar Simulasi Tanggap Darurat*

Berita

Curah hujan tinggi Bhabinkamtibmas Polsek Putussibau Utara monitoring Batingsor