Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Internasional / Nasional / Teknologi

Senin, 29 Agustus 2016 - 14:25 WIB

iPhone Anda bisa diretas?

Viewer: 694
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 24 Detik

Cacat pada sistem operasi iOS Apple telah ditemukan sehingga memungkinkan peretas untuk menaruh spyware pada iPhone sasaran ketika sang pemilik iPhone tersebut mengeklik tautan yang dikirim.

Kecacatan pada sistem operasi iOS pertama kali terungkap setelah seorang pengacara hak asasi manusia memberi tahu dua perusahaan keamanan teknologi informasi (IT) tentang pesan teks yang diterimanya dari orang tak dikenal.

Dua perusahaan keamanan IT yang diberitahu, Citizen Lab dan Lookout, tidak bersedia mengungkap secara rinci temuan mengenai kecacatan pada sistem operasi iOS sampai Apple melakukan pembenahan.

Baca Juga  Wakapolres Melawi Kompol Asmadi Silaturahmi Tetap Jalin Kemitraan dan Sinergi Dengan Awak Media Kabupaten Melawi

Namun, secara garis besar, mereka menemukan tiga cacat yang sebelumnya tidak diketahui pada sistem pengodean Apple.

Apple disebut telah memutakhirkan peranti lunak iPhone untuk mengatasi masalah pada sistem operasi.

Sejak saat itu Apple memutakhirkan peranti lunak iPhone untuk mengatasi masalah ini.

Pengacara bernama Ahmed Mansoor menerima pesan teks pada iPhone-nya pada 10 dan 11 Agustus.

Isi pesan tersebut berjanji akan mengungkapkan “rahasia” orang-orang yang diduga disiksa di penjara Uni Emirat Arab (UEA) jika Mansoor membuka tautan yang tertera.

Akan tetapi, Mansoor tidak membukanya. Dia justru menghubungi dua perusahaan keamanan IT.

Baca Juga  Bayi 5 Bulan Tewas Setelah Kejatuhan Pria yang Bunuh Diri

Jika dia nekad membuka tautan tersebut, menurut Citizen Lab, iPhone-nya akan bisa disusupi peranti lunak oleh sang pengirim tanpa sepengetahuannya.

“Begitu terinfeksi, ponsel Mansoor akan menjadi mata-mata digital dalam sakunya. Kamera dan mikrofon pada iPhone-nya akan bisa diakses untuk memata-matai lingkungan di sekitar peranti tersebut,” kata Citizen Lab.

Tak hanya itu, iPhone milik Mansoor akan bisa merekam percakapan Whatsapp dan mengintip semua pesan teks, dan melacak semua pergerakan tanpa Mansoor pernah sadar.

Para peneliti keamanan IT meyakini spyware itu diciptakan NSO Group, sebuah perusahaan Israel di bidang ‘perang siber’ (bbc|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

1.322 Sasaran telah Mendapatkan Vaksinasi di Kabupaten Samosir (Update Covid-19 (25/03/2021) di Kabupaten Samosir)

Berita

Pembinaan dan Pemeriksaan Kesehatan Bag. SDM Polres Melawi Kepada Calon Siswa Polri

Berita

TERKAIT PANITIA SELEKSI PPT BUPATI SAMOSIR DIDUGA BOHONGI KASN

Berita

Pemda Kapuas Hulu Dapat Penghargaan Dari Menkeu RI

Berita

Tema Ngopi Bareng Bang Fauzan, Kapolres Mempawah Buka-bukaan Tentang Hidupnya 

Berita

Bantu Aktifitas Warga, Wanatiara Persada Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa di Obi

Berita

7 Nama Yang Lolos Leleksi Administrasi Calon Sekda Provinsi Kalbar

Berita

Ayi Rianto Gantikan Didik Sadikin Sebagai Kepala BPKP Provinsi Kalimantan Barat