Viewer: 833
0 0

Home / Berita / Headline News

Rabu, 22 Juli 2020 - 15:36 WIB

‍‍‍‍‍‍‍Dana Bos Rp2,378 M di Disdik Pematangsiantar Diduga Dikorupsi!

Viewer: 834
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 37 Detik

Kompas Nasional l Siantar

“Dana Bos Rp2,378 Miliar di SMPN 1 s/d SMPN 13 Kota Pematangsiantar diduga dikorupsi.”

Inspektorat Kota Pematangsiantar  telah melakukan verifikasi terhadap data temuan penyalahgunaan dana BOS sekitar Rp860 Juta dan terhadap penggunaan anggaran dugaan fiktif sebesar Rp1,5 Miliar yang tidak dilengkapi bukti pertanggungjawaban.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Pematangsiantar Junaidi Sitanggang, saat dikonfirmasi Kompasnasional.com, pada Rabu (22/07/2020).

“Sesuai perintah Walikota dan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD dan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar,  Inspektorat masih melakukan verifikasi atas temuan penyalahgunaan dana BOS,” kata Junaidi Sitanggang.

Untuk diketahui, sebelumnya Anggota DPRD Kota Pematangsiantar menggelar rapat paripurna Senin(20/07/2020) tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019.

Sidang Paripurna yang dipimpin ketua DPRD Timbul Lingga didampingi wakil ketua DPRD Ronald Tampubolon yang  di hadiri Walikota Pematangsiantar Hefriansyah.

Salah satu agenda yang penting menjadi sorotan dalam sidang paripurna DPRD kali ini adalah penggunaan Dana BOS.

Dalam pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan Astronod Nainggolan menyoroti adanya dugaan korupsi penggunaan dana BOS Tahun Anggaran 2019.

Baca Juga  Dukung Ketahanan Pangan, Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/GTY Panen Jagung Bersama Masyarakat Perbatasan 

Dimana fraksi ini melihat dari Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (LHP-BPK) ada kelebihan pembayaran sebesar Rp 860 juta, yang tidak dapat dikoreksi dana  sejumlah Rp 1, 5 miliar yang belum dilengkapi bukti pertanggungjawaban sesuai ketentuan.

Astronod Nainggolan menambahkan, berdasarkan LHP BPK, ternyata Kepala Sekolah (Kepsek) dari SMPN 1 sampai SMPN 13 terindikasi menyalahgunakan dana BOS.

Adapun rincian dana BOS belanja lebih di :
1. Kepsek SMPN 3 sebesar Rp 198.874. 990.
2. Kepsek SMP 4 sebesar Rp 183.699.400.
3. Kepsek SMPN 5 sebesar Rp 207.059.000.
4. Kepsek SMPN 7 sebesar Rp 164.642.000.
5. Kepsek SMPN 8 sebesar Rp 13.073.000
6. Kepsek SMP 12 sebesar Rp 92.921.000.
Totalnya menjadi Rp 860 juta.

Kemudian, belanja dari dana BOS yang tidak diyakini kebenaran penggunaannya atau fiktif berada di SMPN 1, SMPN 2 dan SMPN 6 sampai SMPN 11 serta SMPN 12 sebesar Rp 1.518.038.5000.

Pertanggungjawaban dana BOS tidak sesuai dengan kondisi nyatanya, juga belanja dana BOS tidak dilengkapi bukti pertanggungjawaban sesuai ketentuan.

Jika ditotalkan keseluruhan jumlah semua dana BOS yang bermasalah ini adalah sebesar RP 2.378.308.050,” ucap Astronod Nainggolan.

Baca Juga  Bupati Samosir Launching Bus Sekolah Gratis

Untuk dugaan ini, kata Astronod Nainggolan, yang paling bermasalah disini adalah Kepsek SMPN 7 dan SMPN 8, dimana mereka terlibat dalam penyimpangan dengan dua modus operandi.

Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, maka yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan dana tersebut paling lambat 60 hari setelah turunnya LHP BPK tersebut.

“Kami meminta Walikota Pematangsiantar dalam hal ini Dinas Pendidikan melakukan evaluasi besar-besaran terhadap semua kepala sekolah dari ke 13 SMPN tersebut,” jelasnya.

Astronod juga menyoroti pembayaran belanja modal jalan, irigasi dan jaringan kepada penyedia jasa sebesar Rp 4,1 miliar atas kekurangan volume pekerjaan yang belum dipulihkan dan angka tersebut tidak dapat dikoreksi.

Untuk itu, Fraksi PDI Perjuangan menegaskan soal sangat perlunya pembenahan yang sungguh-sungguh dalam pengendalian internal keuangan Pemko Pematangsiantar dan kepatuhan atas ketentuan perundang-undangan yang berlaku, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan.

Diakhir pandangan umum, fraksi PDI Perjuangan meminta kepala daerah untuk memberikan penjelasan.

Penulis: Nilson Pakpahan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Begini Cara Kerja Aplikasi Monitoring Karantina Presisi Polri

Berita

Jelang Idul Adha Wako Edi Kamtono Imbau Daging Kurban Dibagikan Door To Door

Berita

Sistem PPDB 2021 Online Bermasalah, Cabdisdik Siantar Sampaikan Permohonon Maaf

Berita

Miss Internasional Global 2019 Jenny Sipayung Berdarah Simalungun, Akan Kembangkan dan Promosikan Destinasi Obyek Wisata

Berita

3 (Tiga) Orang WNI Diduga (PMI) Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural Kembali Diamankan Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty

Berita

Dialog 100 Hari Kerja, Alim Sebut Husen Said Tidak Tepat Dijadikan Pembicara

Berita

Viral Deklarasi Tentara Allah di Bandung Barat, MUI: Tujuannya Apa

Berita

SMK Swasta Teladan Pematangsiantar Selenggarakan Pelatihan Pembelajaran Paradigma Baru Diera Digital