Home / Berita

Rabu, 20 Juli 2022 - 17:09 WIB

3 (Tiga) Orang WNI Diduga (PMI) Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural Kembali Diamankan Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty

Viewer: 296
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 40 Detik

Sambas Kalbar,KOMPAS NASIONAL Com− Pos Koki Sajingan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty kembali amankan 3 (Tiga) orang WNI yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural yang menggunakan jalan tikus/tidak resmi sektor kanan PLBN Aruk Sambas, Kalimantan Barat. Rabu, (20/07/2022).

Dansatgas Yonif 645/Gty Letkol Inf Hudallah, S.H. mengungkapkan dalam keterangannya tertulis di Makotis Entikong, Kab. Sanggau, Rabu, 20 juli 2022. Bahwa 3 (Tiga) orang WNI yang diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut diberhentikan, diperiksa dan diamankan saat melewati jalan tikus/tidak resmi sektor kanan PLBN Aruk oleh Tim Patroli Satgas Pamtas Yonif 645/Gty dipimpin Sertu Hersa Saputra beserta 4 (Empat) orang Anggota. Ujar Dansatgas

Anggota Patroli melihat orang berjalan dari arah jalan tikus menuju ke wilayah indonesia kemudian didekati dan ternyata orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural, kemudian 3 orang tersebut langsung diamankan oleh Anggota Pos Koki Sajingan Terpadu untuk dilakukan pemeriksaan, selanjutnya anggota SSK 1 a.n Sertu Hersa Saputra melaporkan kejadian tersebut kepada Dan SSK 1 Koki Sajingan Terpadu a.n Kapten inf Ikhwan Hadi Putra.
Dan SSK 1 Koki Sajingan Terpadu Kapten Inf Ikhwan Hadi Putra melaporkan kepada Dansatgas, selanjutnya Dansatgas Pamtas Yonif 645/Gty memerintahkan agar menyerahkan 3 orang WNI yang diduga PMI Non Prosedural tersebut ke Pihak Imigrasi PLBN Aruk untuk didata sesuai prosedur dan di serahkan ke kantor Imigrasi kesehatan pelabuhan kelas II Pontianak Wilker PLBN Aruk guna menjalani pengecekan protokol kesehatan terkait penanganan penyebaran Covid-19 untuk di tes Antigen dan diswab.

Baca Juga  Polda Kalbar Gencarkan Vaksinasi di Enam Tempat Berbeda Selama Dua Hari, Dengan Target 590 Orang

Upaya pengetatan jalur perbatasan dilakukan oleh seluruh jajaran personel Satgas Yonif 645/Gty untuk mencegah masuknya barang illegal, Narkotika dan tindak kejahatan lainnya. Setiap PMI dari Malaysia yang masuk ke Indonesia harus melalui serangkaian pemeriksaan, baik dokumen barang bawaan maupun pemeriksaan protokol kesehatan Virus Corona (COVID-19). Terang Dansatgas

Baca Juga  Alasan Tito Karnavian Pilih Iriawan Jadi Asisten Operasi Kapolri

“Kita akan terus memperketat jalur-jalur tidak resmi/jalur tikus perbatasan RI-MLY, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah pelintas batas dan barang secara ilegal,” tegasnya Dansatgas. Tutup Dansatgas
Pen Yonif 645/Gty).

(Hasnan Sutanto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tanpa Dokumen Resmi, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Amankan 50 Karung Kayu Getah Damar 

Berita

Milad GSP, Presiden Peradri Didaulat Sebagai Pendekar Kehormatan

Berita

Hormati Adat Istiadat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Hadiri Ritual Adat Marasi’an Air Tanah Di Perbatasan.

Berita

Walikota Hadiri Konferensi Cabang ke I DPC GMNI Tapsel – P.Sidimpuan

Berita

Satgas Covid Kota Pontianak Perkuat Posko PPKM di Kelurahan

Berita

Sosok Tetty Melina Lubis, Jenderal Perempuan di Lingkungan TNI AD

Berita

Pemerintah Kabupaten Samosir Raih Piagam Penghargaan Berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2018

Berita

Agar Tetap Terjaga Kebersihannya, Satgas Pamtas 642 Bersama Warga Kerja Bhakti*