Viewer: 972
0 0

Home / Berita / Headline News / Internasional / Kesehatan / Nasional

Selasa, 17 Maret 2020 - 09:10 WIB

China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

Viewer: 973
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 25 Detik

BEIJING – China mengklaim masa puncak wabah virus korona telah berakhir. Pengumuman ini disampaikan pada Kamis (12/3/2020) atau sehari setelah Organisasi Kesehatan Dunia menyebut Covid-19 sebagai pandemi.

Juru Bicara Komisi Kesehatan Nasional China Mi Feng mengatakan, kasus virus korona di negaranya terus menurun.

Jumlah kasus terbaru yang dikonfirmasi di Wuhan, Provinsi Hubei, sebagai pusat epidemi, turun menjadi satu digit dengan hanya delapan kasus yang dilaporkan pada Rabu. Sementara kasus di luar Provinsi Hubei hanya tujuh. Itu pun enam kasus merupakan impor dari luar negeri.

Secara bertahan denyut aktivitas dan perekonomian mulai terlihat. Pekan ini banyak provinsi dan wilayah menurunkan status tanggap darurat, sehingga perusahaan dan institusi pendidikan telah beroperasi.

Baca Juga  Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 21 Agustus 2021, Tambah 15 Kasus, Sembuh 23 Kasus, Kasus Aktif 229

Sejalan dengan itu, 87 persen otoritas penjaga gerbang masuk dan keluar negara kembali beroperasi sejak Kamis.

“Pendekatan berani yang dilakukan China untuk mencegah penyebaran cepat dari patogen pernapasan baru ini mampu mengubah arah epidemi yang meningkat dengan cepat dan mematikan,” demikian pernyataan misi bersama China-WHO untuk Covid-19, dikutip dari Xinhua, Jumat (13/3/2020).

Pejabat WHO dalam banyak kesempatan juga memuji langkah China serta mendorong negara lain untuk belajar dari pengalaman negara tersebut.

Perkembangan positif yang terjadi di China bertolak belakang dengan negara lain. WHO pada Rabu mengategorikan virus korona sebagai pandemi dengan penyebaran merata di seluruh bagian dunia.

Baca Juga  Sat Binmas Polres Samosir Bagikan Alat Kebersihan Sambut Hari Bhayangkara ke-78

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa jumlah kasus virus korona diperkirakan naik lebih tinggi dalam beberapa hari dan beberapa pekan ke depan.

Seorang dokter spesialis pernapasan kenamaan China Zhong Nanshan yakin kasus virus korona di negara lain bisa dikendalikan sampai Juni, jika mereka melakukan seperti yang dipraktikkan China.

Menurut dia, pengalaman dan pelajaran Cina selama 2 bulan terakhir dapat membantu dunia mengurangi penyebaran dan angka kematian.(inewsid/AW)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Nasional

Mantan Kepala Bais TNI Angkat Bicara Tentang Gerakan Separatis Papua

Berita

Penutupan Turnamen Sepakbola Pengkadan Cup Tahun 2022 Di Lapangan Sepakbola SS SEMADAX Dusun Tintin Kemantan

Berita

Dandim 0212/TS Dan Perwira Staf Terima Pengarahan Pangdam I/BB Melalui Vicom

Berita

Monas Ramai Dikunjungi di HUT ke-497 Jakarta, Ondel-ondel Sasaran Foto Bareng

Berita

Tingkatkan Sinergitas dan Imunitas Tubuh, Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Gowes Bersama*

Berita

Peran TPAKD Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Tapsel

Berita

Taufik Hidayat Penyekap Wanita Bandung Selama 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Berita

Gubernur Harap Ramadhan Kali ini Menjadi Ramadhan Terbaik Untuk Semua