Kubu Raya Kalbar,KOMPAS NASIONAL – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mewisuda 328 peserta didik Akademi Paradigta Kabupaten Kubu Raya Angkatan 2020/2021, di Gardenia Resort, Selasa (21/12/2021).
Kegiatan ini bertema ‘Perempuan Hebat untuk Desa Berdaulat’. Bupati Muda Mahendrawan mengapresiasi pola pemberdayaan perempuan melalui Akademi Paradigta ini, dirinya mengajak alumni, mentor maupun akademisi untuk fokus pada masalah nyata yang tengah dihadapi oleh masyarakat, serta berperan aktif dalam proses pembangunan desa dan wilayahnya.
“Contohnya, tingginya angka stunting yang mengalami tren menurun selama dua tahun terakhir ini karena adanya kontribusi para alumni Akademi Paradigta,” ujar Bupati Muda Mahendrawan.
Selain itu menurutnya, perlunya pengembangan usaha salah satunya dengan memperkuat UMKM, penguatan pangan untuk peningkatan gizi.
“Kalau sudah jadi alumni, dampak ibu-ibu bisa diukur jika bisa mengkaderkan kepada yang lainnya.
Harapannya, ibu-ibu yang tidak paham dan sulit informasi bisa menambah wawasan dan mudah mengakses informasi sehingga bisa mengembangkan dirinya,” jelasnya. Muda juga berharap, alumni Akademi Paradigta bersama dengan PEKKA bisa menjadi ahli dibidangnya seperti fokus pada posyandu, pendidikan, ekonomi, dan lain-lain.
“Perempuan yang berkarya adalah yang bermanfaat bagi masyarakat yang memerlukan bantuan dan perempuan hebat maka desa dengan sendirinya akan berdaulat,” katanya. Ketua Komite Nasional Pendidikan Paradigta Indonesia Nani Zulminarni mengatakan, sejak digagas dan diluncurkan pada tahun 2016, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat merupakan daerah terbanyak yang meluluskan alumni Paradigta di seluruh Indonesia dan akan dijadikan sebagai pusat pengembangan pendidikan Akademi Paradigta di Indonesia. Sampai saat ini sudah terdapat 4000 lebih alumni Pardigta di Indonesia dan yang terbanyak ada di Kubu Raya dengan jumlah alumni Paradigtanya sebanyak 1.480 alumni yang tersebar di 53 desa dan pada hari ini Kabupaten Kubu Raya kembali mewisuda 328 Akademia yang berhasil meluluskan pendidikannya selama dua tahun yang tersebar di 28 desa dan 7 kecamatan,“ kata Nani Zulminarni saat menghadiri wisuda Akademi Paradigta.
Nani menyampaikan, meski dalam situasi pandemi Covid-19 yang dibatasi ruang gerak, namun Akademi Paradigta Kubu Raya tetap bisa melakukan berbagai program kegiatan dalam membantu pemerintah desa di daerah ini.
Akademia ini mampu malakukan perannya dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sulit.
“Untuk itu dengan hadirnya ibu-ibu yang hari ini diwisuda sangat penting menjadi ujung tombak dari pergerakan-pergerakan pembangunan dan upaya-upaya yang akan bisa dilakukan bersama pemerintah desa,” ujarnya.
Ia menilai, kontribusi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terhadap pendanaan dalam upaya pengembangan kader perempuan di daerah ini.
Selain itu, Kubu Raya juga merupakan satu diantara daerah yang berkontribusi terbanyak dalam hal pendanaan dengan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp.450 juta untuk dua kali angkatan pendidikan Paradigta di Kubu Raya.
Pada kegiatan itu juga diumumkan pemenang lomba gerakan alumni Akademi Paradigta Indonesia Kabupaten Kubu Raya tahun 2020-2021 oleh Ketua GOW Atzebi Yatu Lensi Sujiwo.
Hasnan Sutanto







