Walikota Terima Audensi Pengusaha Coffee P.Sidimpuan
Padangsidimpuan | Kompas Nasional –
Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH menerima audensi pengusaha Coffee di Kota P.Sidimpuan, Jum’at (06/08) di ruangan kerja Walikota P.Sidimpuan.
Pertemuan tersebut terkait dampak pandemi Covid-19 memang sangat berdampak disemua aspek, selain kesehatan, sektor ekonomi cukup terganggu.
Walikota Irsan Efendi Nasution menyampaikan kondisi yang dialami Kota P.Sidimpuan pada Bulan Juni dan Puncaknya Bulan Juli peningkatan konfirmasi Covid-19.
“Tren konfirmasi Covid-19 di Kota P.Sidimpuan pada akhir bulan Juli memang sudah melandai. Tapi apakah sudah selesai? Saya katakan belum,” katanya.
Beliau juga menyampaikan agar pengusaha kafe untuk bersabar hingga tanggal 9 Agustus ini sembari menunggu keputusan nasional dan hasil uji PCR kita beberapa hari ini di RSUD P.Sidimpuan.
“Kalaupun ditanggal 9 nanti Pemerintah Pusat memperpanjang PPKM, kita akan mengagendakan pertemuan kembali pada tanggal 10 atau 11 untuk melakukan kesepakatan untuk memberikan ruang kepada kawan-kawan untuk jam operasional nantinya,” ujar Walikota.
Disamping itu Faisal, pemilik kafe Five & Co menyampaikan, mendukung sepenuhnya pemerintah kota P.Sidimpuan dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
“Kami pun siap pak Wali, dan bersedia membuat komitmen dan bertanggung jawab, dalam penerapan protokol kesehatan di usaha masing-masing, dan membatasi kapasitas pengunjung hanya 50 persen,” kata Faisal.
Walikota Berkeinginan P.Sidimpuan Memiliki Branding Kopi.
Walikota Irsan Efendi Nasution juga meminta pengusaha untuk duduk bersama membuat satu kopi dengan penamaan (branding) khas daerah P.Sidimpuan.
“Kita ingin nantinya brand ini tersedia disemua kafe P.Sidimpuan dengan cita rasa yang sama. Terkait penamaannya terserah kawan-kawanlah bagaimana baiknya,” ungkapnya.
Beliau menambahkan, Barista ketemu untuk mempersatukan cita rasa pada branding kopi yang akan di gagas.
Walikota menjelaskan saat ini konsumsi kopi di Kota P.Sidimpuan masih di bawah 10% kopi yang dihasilkan oleh petani kopi di P.Sidimpuan, selebihnya masih dari luar daerah, jelasnya.
Branding kopi yang dimaksud tersebut disambut baik oleh pengusaha kopi P.Sidimpuan karena dapat dukungan langsung dari Walikota P.Sidimpuan. (Ikhfan)






