

Sintang, Kompasnasional.com.-Buntut ponte, salah satu desa di pedalaman kabupaten sintang, kalimantan barat, tepatnya di dalam sungai tekungai,kecamatan serawai ternyata memiliki produksi ekonomi kreatif lokal berbasis UMKM yang berkualitas mumpuni, hal ini terungkap ketika desa buntut ponte berpatisipasi dalam perlombaan menganyam tingkat kecamatan di nanga serawai, selasa 16/8/2022.
Kepala Desa Buntut ponte Florensius heriyanto.S.Pd menuturkan kepada awak media kompasnasional.com bahwa warga desa buntut ponte sudah lama memproduksi anyaman rotan tersebut.


Warga buntut ponte dalam beberapa tahun terakhir konsisten memproduksi anyaman berbahan rotan, bahkan hasil buah tangan dari warga desa buntut ponte sudah pernah di berikan kepada bupati sintang dr H.Djarot Winarno” ucap Heri.
“Kita berharap, ke depan ada perhatian dari pemerintah untuk pengembangan dan pemasaran dari produk lokal ini, karena kualitas hasil kerajinan tangan warga ini cukup bagus dan berkualitas eksport, lanjut ketua APDESI kecamatan Serawai ini.
“Kendala utama dari pengembangan kerajinan lokal adalah modal, mengingat selama ini warga dalam mengolah kerajinan dengan cara manual, harapannya pemerintah dalam hal ini instansi terkait memberikan solusi kepada para pengrajin agar memiliki wadah dan mendapatkan bantuan modal guna mengembangkan usaha mereka dan bisa menjadi komoditi utama ekonomi kreatif dan menghasilkan PAD bagi Desa,kecamatan, dan pemerintah daerah, Tutup Heri.
Yupinus Totom








