Home / Ekonomi

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:13 WIB

Bos Arisan Lebaran Tipu Ratusan Ibu-ibu hingga Rp1 Miliar, Dipakai Bangun Rumah

Viewer: 481
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Kompasnasional l Ada banyak keuntungan untuk mengikuti arisan, Bunda. Akan tetapi, ada kita harus berhati-hati untuk mengurangi risiko yang tak diinginkan.

Seperti apa yang dilakukan oleh bos arisan lebaran, Tarmiati alias Mia. Wanita berusia 42 tahun tersebut mengakui bahwa ia telah menipu ratusan ibu-ibu dengan total uang senilai Rp1 miliar.

Uang sebanyak itu diketahui ia pakai untuk membangun rumah dan membayar utang. “Kurang lebih uang arisan yang saya habiskan Rp1 miliar,” kata Mia dikutip dari detikcom pada Senin (24/5/2021).

Sebagaimana yang Mia akui, awalnya ia menggunakan uang arisan lebaran dari para peserta untuk membangun rumahnya di Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Namun tak tanggung-tanggung, pembangunan rumah tahun 2018 itu menghabiskan dana hingga Rp450 juta.

Baca Juga  Subsudi Solar Dipotong, Bagaimana dengan Harga Jualnya?

“Saya bangun rumah belakang untuk garasi dan gudang untuk menyimpan barang-barang, seperti sembako. Setelah itu saya kekurangan uang terus,” terangnya.

Selain itu, uang arisan lebaran juga dia gunakan untuk membayar angsuran yang mencapai Rp50 juta per bulan. Ini karena Mia menggadaikan tiga sertifikat rumah, dua BKPB mobil, serta delapan BPKB sepeda motor.

Saat itu, ibu dua anak ini meminta para ketua kelompok arisan untuk menyediakan dana talangan. Dia mempunyai 6 kelompok arisan lebaran.

“Setelah lebaran (Idul Fitri tahun 2020) uang para ketua kelompok saya kembalikan pakai uang arisan (arisan lebaran 2021),” jelasnya.

Baca Juga  Ini Saran Apindo Sumut Terkait Wacana Kenaikan Harga Rokok

Puncaknya, Mia tak mampu mengembalikan uang arisan 200 lebih peserta menjelang Idul Fitri 2021. Nilainya mencapai Rp 1 miliar. Dia memilih kabur bersama suami dan dua anaknya ke Jawa Tengah pada 6 April lalu, atau 5 pekan sebelum lebaran.

Ratusan emak-emak yang menjadi korban arisan lebaran Mia melapor ke Polsek Ngoro, Mojokerto pada 15 April 2021. Para korban diwakili 6 ketua kelompok arisan melaporkan Mia ke polisi. Tim gabungan Polsek Ngoro dan Satreskrim Polres Mojokerto akhirnya meringkus Mia di rumah kontrakan Kecamatan Sidoarjo, Sragen, Jateng.(DN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Susi Ngetwit soal Utang RI, Stafsus Sri Mulyani Membalas
Masuk Daftar Panama Papers, Ini Kata Rosan Roeslani dan Erwin Aksa-KompasNasional

Arsip

Masuk Daftar Panama Papers, Ini Kata Rosan Roeslani dan Erwin Aksa

Daerah

Aksi Sosial, BMS Halsel Salurkan Paket Sembako Untuk Lansia

Berita

Camat Lawe Bulan Beserta Rombongan,Sosialisasi Ke Masyarakat Desa Prapat Timur 

Ekonomi

Sri Mulyani tekankan jual beli saham tak dikenai bea meterai Rp 10.000

Arsip

Minat kaum pria terhadap sistem gadai barang cenderung rendah

Arsip

Rupiah Melemah ke Rp 13.214 per USD

Ekonomi

Ini Fungsi dari Materai 6000, Apa Anda Sudah Mengetahuinya ?