Sepertinya Roy Suryo enggan menuruti tuntutan Bonek yang mendesaknya untuk meminta maaf secara terbuka. Malah ia menyebut, jika memang tak merasa bersalah, Bonek tak perlu marah atas pernyataannya.
Selain itu, eks Menteri Pemuda dan Olahraga dan politisi Demokrat ini juga membantah sengaja melecehkan Bonek melalui pernyataanya di sebuah stasiun televisi swasta.
Dalam acara bincang-bincang yang membahas kedatang ribuan Bonek ke Jakarta itu, Roy dianggap mengeluarkan pernyataan kontroversial. Dia menyebut bahwa kedatangan Bonek ke Jakarta sudah ada yang menunggangi.
Hal itu jelas memantik kemarahan para Bonek dan menuntutnya agar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Jika tidak, Bonek mengancam akan mensomasinya.
“Tolong lah liat secara utuh. Masyarakat Indonesia kan cerdas. Kalau andai kata itu benar, kan saya senyum saja. Itu rekaman hanya saja saja yang dipotong,” ucap Roy Suryo saat dihubungi JawaPos.com (grup pojoksatu.id)
“Ya lalu, kalau tak salah kenapa marah? Tapi logikanya dilihat jernih, Bonek itu datang kan harusnya menyaksikan bola sepak bola, ini jelas-jelas KLB kemarin tak ada agenda Persebaya.”
Roy sendiri tak menampik bahwa memang curiga kedatangan Bonek ini sudah ada yang menunggangi. Karena, beberapa kali dia menangkap ada Bonek yang pamer tiket pesawat.
“Ini mereka pulang diberi tumpangan bus. Ada juga yang naik pesawat. Saya sih senyumin saja kalau ada yang mencoba mengadu domba saya,” tegas dia.
Politisi Partai Demokrat itu melanjutkan paham dengan situasi panas Bonek atas pernyataannya.
“Saya mengerti. Tetapi saya ulangi lagi, kalau rekaman itu hanya sebagian saja. Gak dari awal,” tandas dia (pjkst|dwk)








